Diskominfo Jeneponto dan LPPM UNHAS Gelar Rakortek SPBE, Perkuat Digitalisasi Pemerintahan

Kamis, 12 Juni 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jeneponto bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (UNHAS) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Kegiatan penting guna mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang terintegrasi dan berbasis digital ini berlangsung pada Kamis, 12 Juni 2025, di Ruang Tamarunang Kantor Bupati Jeneponto.

Rakortek SPBE ini secara spesifik berfokus pada penyusunan Dokumen Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Jeneponto.

Kedua dokumen ini merupakan pondasi krusial dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan SPBE yang sistematis dan terintegrasi di seluruh Perangkat Daerah.

Kepala Dinas Kominfo Jeneponto, Sulaeman Natsir, dalam sambutannya menekankan urgensi penyusunan dokumen strategis ini. Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE adalah ‘cetak biru’ yang akan memandu kita dalam membangun sistem pemerintahan digital yang kokoh dan berkelanjutan.

$Dengan adanya dokumen ini, kita dapat menghindari tumpang tindih, mengoptimalkan investasi teknologi, dan memastikan setiap pengembangan sistem selaras dengan visi digitalisasi daerah,” ujarnya.

Sulaeman juga menambahkan bahwa capaian indeks SPBE Pemkab Jeneponto tahun 2024 dari Kemenpan RB meraih predikat Baik dengan indeks 3,10.

“Apresiasi atas dukungan penuh LPPM UNHAS dalam proses ini. Dengan konsistensi dan kerjasama ini, kita targetkan ke depan dapat meraih indeks dengan point 5 sebagai indeks tertinggi,” kata Sulaeman.

Sementara itu, perwakilan dari LPPM UNHAS, Dr. Wardi, menjelaskan peran strategis UNHAS sebagai pendamping. Pihaknya merasa terhormat dapat mendampingi Pemkab Jeneponto dalam menyusun Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana SPBE ini.

“Secara akademik dan pengalaman kami dalam riset dan pengabdian masyarakat akan kami curahkan untuk memastikan dokumen ini komprehensif, relevan, dan implementatif, sesuai dengan kebutuhan dan potensi Jeneponto,” tutur Wardi.

Rakortek ini melibatkan sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan OPD, tim teknis SPBE dari Diskominfo, dan tim ahli dari LPPM UNHAS.

Selama sesi Rakortek, para peserta berdiskusi melalui pengisian dan penginputan Quisioner untuk memetakan sistem, aplikasi, dan infrastruktur TIK yang sudah ada di masing-masing OPD, mengidentifikasi kebutuhan untuk pengembangan SPBE.

Merancang arsitektur SPBE yang mencakup domain layanan, proses bisnis, data dan informasi, aplikasi, dan infrastruktur dan penyusunan Peta Rencana SPBE.

Dengan penyusunan Dokumen Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto memiliki panduan yang jelas untuk mengarahkan seluruh upaya digitalisasi dalam mempercepat integrasi layanan publik, meningkatkan efisiensi birokrasi, dan mendorong terwujudnya Jeneponto sebagai kabupaten yang adaptif dan inovatif di era digital.

Sulaeman menyebut, kerja sama antara Diskominfo Jeneponto dan LPPM UNHAS ini menandai komitmen kuat untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

“Ya, melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara optimal dalam mewujudkan Visi Jeneponto Bahagia 2030,” pungkas Sulaeman.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru