Tasikmalaya, MNP – DPC LPM Kota Tasikmalaya Gelar Pembinaan terhadap Lembaga Kemasyarakatan di GOR Sukamulya Kec Bungursari Kota Tasikmalaya, Kamis (04/05).
Kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan peran aktif Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan dalam pembangunan yang dihadiri Ketua LPM dan RW se-Kecamatan Bungursari.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H.Dede Muharam berpendapat, bahwa Lembaga LPM harus kuat, karena bagaimana bisa memberdayakan masyarakat kalau LPM-nya sendiri tidak kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami harap agar lembaga LPM ini kuat dan kokoh, minimal harus mempunyai tiga syarat diantarnya inovatif, kreatif dan kolaboratif,” ucapnya saat diwawancara usai menghadiri acara tersebut.
Ditanya terkait upaya apa saja yang telah dilakukan pemerintah dalam mensejahterakan RT/RW yang merupakan stakeholder pemerintahan Kelurahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
“Ya kita selaku wakil rakyat telah berupaya untuk mensejahterakan RT/RW seperti menaikan honor RT/RW tiap tahun, walaupun kenaikannya hanya Rp 25.000,” ujarnya.
Selain itu, Dede selaku anggota legislatif bukan tidak memperhatikan kesejahteraan RT/RW, namun PAD yang belum memadai dan masih mengalami defisit yang cukup besar.
Politisi PKS ini menduga, defisit anggaran APBD Kota Tasikmalaya diduga ada kebocoran pada retribusi parkir karena dari target Rp 3,6 Milyar hanya tercapai Rp 780 juta
“Saya berharap kebocoran ini segera diminimalisir, lebih bagusnya lagi tidak ada kebocoran sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Aslli Daerah,” pungkasnya. (Eris)
![]()









Tinggalkan Balasan