Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Proyek Ruang UKS SDN 2 Bandar Dalam Menjadi Sorotan

Jumat, 7 November 2025 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Proyek pembangunan Ruang UKS (Unit Kesehatan Sekolah) di SDN 2 Bandar Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, mulai menuai kritik dari masyarakat.

Sejumlah pihak mempertanyakan kualitas pekerjaan setelah ditemukan kondisi balok bangunan yang tampak retak-retak pada beberapa bagian struktur.

Proyek yang dikelola Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan ini merupakan kegiatan Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar dengan nilai kontrak sebesar Rp 154.003.454,20, melalui anggaran APBD-P Tahun 2025.

Adapun nomor kontrak pekerjaan 03/SPK/FSK/PL.27/IV.02/SD/APBD – P/LS/2025 dengan Tanggal Kontrak: 19 September 2025, Nomor SPMK: 04/SPMK/FSK/PL.27/IV.02/SD/APBD – P/LS/2025, Tanggal SPMK: 25 September 2025, Nilai Kontrak: Rp 154.003.454,20 dengan waktu pelaksanaan: 120 hari kalender yang dikerjakan PT Sultan Maju Bersama.

Berdasarkan penelusuran di lokasi, terlihat adanya keretakan pada sejumlah balok bangunan yang memancing kekhawatiran warga dan orang tua murid.

Mereka khawatir kualitas konstruksi dapat mempengaruhi keselamatan siswa ketika bangunan tersebut nantinya digunakan sebagai ruang kesehatan.

Menurut warga sekitar, keretakan terlihat sejak tahap pengecoran selesai dilakukan. Walau belum dapat dipastikan penyebabnya, beberapa menduga pengerjaan tidak dilakukan secara optimal atau tidak mengikuti standar konstruksi yang seharusnya.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa kondisi tersebut sudah dilaporkan, namun belum ada tindak lanjut yang jelas.

“Kalau lihat baloknya begitu, ya kami jadi khawatir. Ini kan bangunan untuk anak sekolah. Harusnya dikerjakan dengan baik,” ujarnya.

Upaya konfirmasi terhadap pihak rekanan, Wayan Santi, yang disebut sebagai perwakilan kontraktor pelaksana, telah dilakukan melalui WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, pesan dan pertanyaan yang dikirimkan tidak mendapatkan tanggapan.

Ketiadaan klarifikasi dari kontraktor membuat isu mengenai kualitas pekerjaan semakin berkembang di masyarakat. Beberapa pihak berharap dinas terkait dapat segera turun melakukan pemeriksaan ulang terhadap pembangunan tersebut.

Proyek pembangunan fasilitas sekolah yang dibiayai APBD seharusnya memberikan manfaat maksimal bagi siswa dan pihak sekolah.

Karena itu, pengawasan—baik dari dinas teknis, konsultan pengawas, maupun masyarakat—dinilai sangat penting agar pelaksanaan berjalan sesuai spesifikasi dan standar yang telah ditetapkan.

Pengamat konstruksi di Lampung Selatan menilai bahwa retaknya balok bangunan dapat terjadi karena banyak faktor, mulai dari kualitas material yang kurang baik, proses pengecoran yang tidak memenuhi standar, hingga kesalahan perhitungan beban struktur.

“Pemeriksaan teknis harus dilakukan untuk memastikan apakah retakan tersebut bersifat struktural atau hanya retak rambut. Jika retaknya besar atau menjalar, itu tanda bahaya,” ujarnya.

Masyarakat kini menantikan langkah dan penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Lampung Selatan terkait kondisi proyek tersebut.

Jika ditemukan ketidaksesuaian atau penyimpangan teknis, diharapkan dinas segera melakukan evaluasi dan meminta kontraktor memperbaiki seluruh kekurangan sebelum serah terima pekerjaan dilakukan.

Dengan anggaran yang tidak sedikit dan menyangkut keselamatan para siswa, masyarakat berharap proyek Ruang UKS SDN 2 Bandar Dalam dapat dibangun secara profesional serta memenuhi standar konstruksi yang layak.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Minim Business Plan, Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Berpotensi Mandek
UNIMEN Perkuat Humas sebagai Benteng Institusi, Hadiri Rakornas Forum Humas PTMA di Yogyakarta
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin Silaturahmi dan Kunker ke Barito Timur 
Demi Anak Kucing, Petugas Damkar Pemalang Terjun ke Sumur Sempit
Transformasi Komunikasi Publik Lapas Cipinang melalui PRIMA dapat Pengakuan dari Penguji
Ratusan Personel dan Puluhan Alat Berat Dikerahkan, Pemkab Pakpak Bharat Terus Normalisasi Pasca Longsor
Liburan Berujung Maut, Warga Kota Tasikmalaya Tewas Tenggelam di Pantai Pasanggrahan Cipatujah
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jawa Barat 4 Desember 2025

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:10 WIB

Minim Business Plan, Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Berpotensi Mandek

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:54 WIB

UNIMEN Perkuat Humas sebagai Benteng Institusi, Hadiri Rakornas Forum Humas PTMA di Yogyakarta

Kamis, 4 Desember 2025 - 23:00 WIB

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin Silaturahmi dan Kunker ke Barito Timur 

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:52 WIB

Demi Anak Kucing, Petugas Damkar Pemalang Terjun ke Sumur Sempit

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:43 WIB

Transformasi Komunikasi Publik Lapas Cipinang melalui PRIMA dapat Pengakuan dari Penguji

Berita Terbaru

Berita terbaru

Demi Anak Kucing, Petugas Damkar Pemalang Terjun ke Sumur Sempit

Kamis, 4 Des 2025 - 21:52 WIB