Tasikmalaya, MNP – Baru sekitar tiga minggu memasuki musim panas, dampak kekeringan mulai terlihat di Kota Tasikmalaya, hal ini terlihat di destinasi wisata Situ Gede.
Debit air Situ Gede yang berlokasi di kecamatan Mangkubumi mengalami penurunan setelah beberapa minggu belakangan ini wilayah Tasikmalaya sekitarnya tidak diguyur hujan.
Pantauan MNP, penurunan debit air Situ Gede terjadi sekitar dua sampai tiga meter lebih dari biasanya, sehingga membuat kawasan wisata bagian Barat mengering seperti Lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sofyan pengunjung asal kabupaten Ciamis mengaku prihatin atas menurunnya debit air Situ Gede. Dirinya menilai fenomena surutnya tersebut karena sekarang musim kemarau.
Menurutnya, kerusakan alam dari hulu sampai sini juga bisa menjadi penyebab utama dengan melihat dengan mata sendiri.
“Ya, banyak Galian galian gunung yang dikeruk dan diratakan, padahal gunung tersebut menjadi serapan air untuk antisipasi ketika sedang kemarau,” terangnya, Jumat (11/08/2023).
Bahkan kata Sofyan, dirinya mengunjungi saudaranya di daerah Munjul kelurahan Karikil yang sekarang sudah kurang pasokan air bersih, juga sawah mulai kekeringan hal tersebut dikhawatirkan terjadinya turunnya pasokan pangan.
“Mudah mudahan tidak terjadi kekeringan parah yang membuat persediaan air bersih berkurang, diharapkan juga masyarakat bijak menggunakan air, jangan berlebihan terutama saat musim kemarau,” pungkas Sofyan.
![]()
Penulis : Soni
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan