Carut Marut Pasar Manggris, Diduga Ada Sosok Preman Kelola Keuangan

Minggu, 19 Januari 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, MNP– Pasar tradisional Manggris yang berada di Dusun Manggris desa Madukoro kecamatan Kotabumi Utara kabupaten Lampung Utara kini menjadi sorotan publik.

Seharusnya, pasar berada dibawah kelola Dimas Perindustrian dan Perdagangan dan mengambil alih pengelolaan keuangan.

Namun, pasar tersebut telah berdiri selama 10 tahun menggunakan dana bantuan dari Pemerintah Pusat, kini seolah-olah dikelola secara pribadi.

Berdasarkan laporan narasumber, selama ini Pasar Manggris dikelola oleh Kepala Pasar bernama Sumari yang diduga tanpa melibatkan pihak Desa Madukoro yang notebene penerima lahan hibah.

Menyikapi itu, Ketua Laskar Lampung Indonesia Lampura Adi Candra, telah berkomunikasi dengan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Hendri.

Menurut Adi Chandra, Kadis Perdagangan dan Perindustrian Hendri telah memanggil dan langsung memediasi Laskar Lampung dengan pengelola pasar di ruang kerjanya.

“Tapi sampai dengan saat ini belum adanya kejelasan tentang sistem pengelolaan pasar itu mau seperti apa kedepannya,” kata Adi Chandra, Minggu (19/01/2025).

Dia memaparkan bahwa dari segi pengelolaan lahan parkir, sewa toko, kebersihan dan lain-lain yang seharusnya dapat menjadi salah satu sumber pendapatan desa justru beralih jadi pendapatan oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Itu seharusnya pihak desa yang mengelola dan pastinya pendapatan masuk ke kas desa, bukan di kelola oleh oknum preman,” tegas Adi.

Dalam persoalan ini, dirinya sangat menyayangkan tidak ada upaya dari pihak Dinas Perdagangan, untuk memanggil Sumari selaku oknum preman yang diduga kuat mengelola keuangan pasar manggris tersebut.

“Sangat disayangkan, seharusnya dinas perdagangan yang memang wewenangnya sangat lambat dalam hal permasalahan ini,” sesalnya.

Adi menyebut, Laskar Lampung Indonesia (LLI) beserta awak Media akan terus mendesak kepala desa Madukoro serta Dinas Perdagangan agar secepatnya mengambil tindakan tegas.

“Masa seorang kepala desa yang notabene pimpinan desa ketika dikonfirmasi hal tersebut tidak mengetahui mengenai persoalan dana pasar Manggris,” ketus Adi.

Dirinya menduga bahwa ini semua ada kongkalikong antara oknum preman dengan pihak desa.

“Ini ada apa, seperti ada permainan, maka dapat dikatakan pengelolaan dana pasar selama ini merupakan tindakan pungli dikarenakan hanya menguntungkan pihak tertentu yakni oknum preman,” jelasnya.

Adi menegaskan, jika memang benar terindikasi pungli di pasar Manggris, maka pihaknya akan melaporkan ke pihak yang berwenang.

“Kami akan melaporkan Sumari ke pihak yang berwajib, dikarenakan menurut aturan pasar hanya bisa di kelola oleh Koperasi, Swasta PT atau CV, BUMD dan BUMN yang memiliki landasan hukum. Sedangkan pasar Manggris di kelola konvensional secara pribadi,” tandas Adi.

Loading

Penulis : Basir

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor
Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk
Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 
Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 
Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang
Guru Penjaskes di Pemalang Ungkap Pentingnya Jalan Kaki bagi Kebugaran Siswa
Gunakan Skema PKTD, Pemdes Tampa Mulai Pembangunan Gang Manguleng
Tiga Pilar Keamanan Tasikmalaya Satukan Langkah di Makodim 0612/Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:09 WIB

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:27 WIB

Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:52 WIB

Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:00 WIB

Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:43 WIB

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:43 WIB