Bupati Pakpak Bharat Tabur 7000 Bibit Ikan Lele Jumbo di Kolam Pokdakan Sada Arih Kecamatan PGGS 

Minggu, 15 September 2024 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menabur bibit ikan lele di kolam Kelompok Budidaya Ikan (POKDAKAN) Sada Arih, Desa Kecupak II, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut.

Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan Kunjungan “SAPA DESA” di Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut, Kamis (12/09/2024).

Pada kegiatan tersebut Bupati Franch Bernhard Tumanggor didampingi Kadis Pertanian Adei Johan Banurea berkesempatan menabur sebanyak 7.000 ekor bibit ikan lele di kolam kelompok Sadar Arih dengan target panen 3 bulan kedepan.

“Mudah-mudahan di dua bulan pertama sudah bisa dilakukan sortiran awal, yang penting harus disiplin dalam merawat dan memberi pakan,” jelas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat, Adei Johan Banurea, SP, MP.

“Mudah-mudahan nanti tanggal 27 November kita bisa makan ikan lele bersama-sama, ucap Franc Bernhard Tumanggor di lokasi,” tambahnya.

Budidaya ikan lele ini merupakan salah satu program Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat dalam upaya peningkatan ketahanan pangan sektor perikanan.

Total 96.000 bibit ikan lele akan dibagikan kepada 14 Kelompok Budidaya Ikan di seluruh Pakpak Bharat sepanjang 2024 ini.

Selain bibit ikan, disediakan pakan stimulan guna membantu para petani kita, harapannya bisa bermanfaat bagi semuanya.

“Paling tidak kita jangan lagi mendatangkan ikan lele dari luar daerah untuk kebutuhan masyarakat kita,” jelas Adei Johan.

Loading

Facebook Comments Box

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026
Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir
Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak
Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti
Siapkan 10.000 Hektar Lahan, Pemkab Pakpak Bharat Sambut Tim Ditjenbun Kementan RI
Tasikmalaya Zona Merah Korupsi: Masalahnya Sistemik, Bukan Sekadar Persepsi
Musrenbang Desa Kersamanah Fokuskan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:57 WIB

Putusan Mahkamah Konstitusi : Wartawan Tidak Bisa Dipidana Atas Karya Jurnalistik 

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:48 WIB

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Ikuti Rakernas XVII APKASI Tahun 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:48 WIB

Dugaan Korupsi Dana Desa 2025, Warga Pagar Bukit Desak APH Segera Bertindak

Selasa, 20 Januari 2026 - 14:19 WIB

Perjelas Status Kawasan, BPKH XIX Pekanbaru Bahas Tata Batas Perhutanan Sosial Meranti

Berita Terbaru