Bupati Garut Ajak Rukun dalam Beragama dan Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Harmoni Ramadhan dalam Balutan Toleransi dan Kebersamaan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (28/2/2026).

Bupati Garut menyoroti kompleksitas keberagaman di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa mencari-cari perbedaan tidak akan pernah menemui titik temu. Oleh karena itu, ia bersyukur negara ini memiliki Pancasila sebagai pilar utama kebersamaan.

Di tengah keprihatinannya terhadap konflik besar yang melanda berbagai belahan dunia saat ini, Bupati Garut mengajak masyarakat Garut untuk bersyukur atas kedamaian yang ada.

“Dan ini bisa kita mulai dengan saling memberikan apa yang kita miliki kepada orang lain dan juga sebaliknya,” ucapnya.

Selain berbicara mengenai toleransi, Syakur juga memaparkan optimisme di sektor ekonomi. Meskipun masih dihadapkan pada tantangan kemiskinan, Kabupaten Garut berhasil mencatatkan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi yang menjadi sebuah pencapaian terbaik selama 10 tahun terakhir.

Untuk menjaga tren positif tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut tengah mendorong program hilirisasi di sektor pertanian.

“Oleh karena itu saya mohon bantuannya, bapak ibu semua untuk bersama-sama memiliki komitmen untuk memajukan Garut yang maju dan hebat. Satu modal utamanya adalah keamanan, ketertiban, dan kedamaian,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keamanan, ketertiban, dan kedamaian masyarakat adalah modal utama untuk mewujudkan kemajuan tersebut.

Sementara itu, inisiator acara, Agustine Merdekawati, menyampaikan bahwa tahun 2026 memberikan nuansa kerukunan yang sangat istimewa. Pasalnya, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

“Sehingga menciptakan harmoni budaya dan agama yang jarang terjadi, di mana fenomena langka ini menekankan toleransi, di mana dekorasi Imlek bersanding dengan suasana Ramadan yang melambangkan keindahan dalam kebhinekaan,” jelas Agustine.

Ia menekankan bahwa toleransi bukan berarti mencampuradukkan akidah, melainkan upaya untuk saling memahami agar bisa lebih menghargai. Agustine juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda yang telah menjaga kondusifitas Kabupaten Garut.

“Semoga melalui acara pada sore hari ini, kita semakin dieratkan tali silaturahmi di antara umat beragama kita jadikan perbedaan ini sebagai pelangi yang mempercantik cakrawala Indonesia,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya
Alih Fungsi Gedung PAUD Jadi SPPG di Tasikmalaya, Masalah Sempadan, PBG dan SLF Dipertanyakan
Babak Baru Liang Saragi II: Hibah Bersyarat Disorot, Bukti Tergugat Dipertanyakan, Aroma Maladministrasi Kian Menguat
Klarifikasi Kasus Penganiayaan: JPU Tetap Tuntut 3 Terdakwa 5 Bulan Penjara, Bukan Bebas Murni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah

Selasa, 14 April 2026 - 17:11 WIB

Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong

Selasa, 14 April 2026 - 14:00 WIB

Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya

Berita Terbaru