Bias Layar Soroti Rendahnya Dana Bagi Hasil Bartim, Minta Pemerintah Pusat Beri Reward

Senin, 2 Maret 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARITO TIMUR, MNP – Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Bias Layar, menyoroti rendahnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima Kabupaten Barito Timur (Bartim), meski daerah tersebut dinilai menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan negara di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, kontribusi Bartim dari sektor pertambangan dan perkebunan kelapa sawit sangat signifikan terhadap penerimaan negara maupun provinsi. Namun, besaran DBH yang kembali ke daerah dinilai belum mencerminkan rasa keadilan fiskal.

“Bartim ini penyumbang besar dari sektor tambang dan perkebunan sawit. Tapi yang kembali ke daerah masih sangat terbatas. Ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah pusat,” tegasnya.

Ia menilai, daerah penghasil semestinya mendapatkan porsi yang lebih proporsional agar pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemulihan lingkungan dapat berjalan optimal.

Bias Layar juga mendorong agar pemerintah pusat memberikan bentuk “reward” atau insentif khusus bagi daerah-daerah penyumbang pendapatan besar.

Insentif tersebut bisa berupa tambahan anggaran, percepatan proyek strategis nasional, maupun program khusus pembangunan berbasis kebutuhan daerah.

“Kalau daerah sudah memberikan kontribusi besar, maka pusat juga harus memberikan perhatian yang setimpal. Jangan sampai daerah penghasil justru tertinggal pembangunannya,” ujarnya, Senin (2/3/2026) saat acara ramah tamah dengan insan Pers di Ampah.

Politikus asal Partai Golkar tersebut juga menambahkan, persoalan DBH akan menjadi salah satu isu yang diperjuangkannya dalam pembahasan di tingkat nasional, termasuk melalui koordinasi lintas kementerian terkait kebijakan fiskal dan perimbangan keuangan pusat-daerah.

Menurutnya, keadilan distribusi anggaran sangat penting agar masyarakat di daerah penghasil benar-benar merasakan manfaat dari sumber daya alam yang ada di wilayahnya sendiri.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK
Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya
Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah
Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI
Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan
Residivis Penggelapan Motor Kembali Beraksi, Polsek Candipuro Tangkap Pelaku di Lampung Timur
Modus Mobil Modifikasi, Polres Lamsel Gagalkan Penyelundupan 40,26 Kg Sabu
Wabup Tasikmalaya Soroti Tata Kelola BUMDes, Transparansi Keuangan dan Profesionalisme Pengurus Jadi Perhatian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:14 WIB

Warmindo Naik Kelas Jadi Ruang Musyawarah, Warga Bojongbata Bongkar Persoalan Kabel dan LPMK

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Kecewa Janji Rp650 Juta Tak Terealisasi, Pemilik Lahan Tutup Akses Jalan SMAN 11 Kota Tasikmalaya

Kamis, 5 November 2026 - 15:17 WIB

Bupati Tasikmalaya Dorong Optimalisasi PAD Berbasis Digital, Integrasi Data Jadi Kunci Peningkatan Pendapatan Daerah

Kamis, 5 November 2026 - 12:44 WIB

Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, Dua Napiter Lapas Kendal Ucapkan Ikrar Setia NKRI

Kamis, 5 November 2026 - 12:24 WIB

Alamat PKBM Bandar Yaman Dipersoalkan, Data Dapodik dan Pengelolaan BOSP Jadi Sorotan

Berita Terbaru