Bersama IPB, BP Taskin Percepat Pengentasan Kemiskinan lewat Integrasi DTSEN dan Data Desa Presisi

Senin, 22 Desember 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Integrasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan Data Desa Presisi sebagai Basis Pemutakhiran Data Mikro Menuju Percepatan Pengentasan Kemiskinan”.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem data nasional yang terintegrasi, presisi, dan berbasis desa, Senin (22/12/2025).

Seminar nasional ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut mandat Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DT SEN) serta Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

DTSEN diposisikan sebagai single source of truth data sosial-ekonomi nasional yang menjadi dasar perumusan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan pembangunan, khususnya pengentasan kemiskinan.

Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, dalam sambutan dan keynote speech menegaskan bahwa kualitas data menjadi pondasi utama efektivitas kebijakan pengentasan kemiskinan.

“Pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya dengan memperbanyak program, tetapi harus dimulai dari ketepatan data. Integrasi DTSEN dengan data mikro desa yang presisi memungkinkan negara hadir secara tepat sasaran, terutama bagi rumah tangga miskin dan miskin ekstrem,” ujar Budiman.

Dirinya menambahkan, keberhasilan DTSEN sangat ditentukan oleh kualitas pemutakhiran data hingga tingkat desa dan kelurahan.

Data desa yang akurat diperlukan untuk mengidentifikasi rumah tangga miskin secara presisi, memetakan kantong kemiskinan berbasis spasial, serta merancang intervensi sosial dan ekonomi yang sesuai kebutuhan lokal.

Dalam konteks tersebut, Data Desa Presisi (DDP) yang dikembangkan oleh IPB dipandang sebagai sumber data mikro strategis yang dapat diintegrasikan untuk memperkuat pemutakhiran DTSEN, sepanjang memenuhi standar verifikasi dan interoperabilitas data nasional.

“Data Desa Presisi bukanlah sistem tandingan, melainkan mitra strategis DTSEN. Integrasi ini akan memperkuat perencanaan pembangunan dan memastikan intervensi pengentasan kemiskinan berjalan efektif dan terukur,” jelas Budiman.

Seminar nasional ini menghadirkan sejumlah narasumber kunci, mulai dari Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, perwakilan pemerintah daerah, hingga akademisi IPB.

Diskusi panel berfokus pada peran DTSEN sebagai data rujukan nasional, strategi pemanfaatan data untuk penetapan target intervensi kemiskinan, serta praktik pemutakhiran data di tingkat desa.

Melalui forum ini, BP Taskin mendorong kolaborasi strategis antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam penyediaan, pemutakhiran, serta pemanfaatan data mikro berbasis desa.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis penguatan implementasi DTSEN, termasuk model integrasi Data Desa Presisi sebagai pendukung pemutakhiran data desa.

Selain itu, seminar ini menjadi momentum penguatan sinergi nasional dalam membangun sistem data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

Nampak hadir dalam seminar ini Dr. Zaidirina (Deputi 1 Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan), Dr. Novrizal Tahar (Deputi 2 Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan), Dr. Pudji Ismartini.,M.App.Stat (Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, BPS serta Plt. Sekertaris Utama, BPS Badan Pusat Statistik sekaligus narasumber.

Selanjutnya hadir juga Dinar Dana Kharisma,SE.,MALD.,Ph.D (Direktur Kemandirian Sosial dan Ekonomi Kementeris Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia sekaligus narasumber, perwakilan dari pemerintah Kab. Bogor sekaligus narasumber masih tentive), Ahmad Aulia Arsyad, M.Si (Dosen Sekolah Vokasi IPB/Lab. Data Desa Presisi sekaligus narasumber, Prof. Rilus A. Kinseng.MA (Dosen Fakultas Ekologi Manusia IPB sekaligus moderator), Prof. Dr. Ir. Slamet Budijanto (Dekan Fakultas Teknologi Pertanian IPB), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Drs. Hadijana, S.Sos,M.Si atau yang mewakili, Diskominfo Kabupaten Bogor Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si., atau yang mewakili, Bapedalitbang Kabupaten Bogor (Plt) Dr. Bambam Setia Aji, ST., M.BA., atau yang mewakili, Asisten Pemerintah dan Kesra Kab Bogor Zaenal Ashari, S.Sos, MM atau yang mewakili, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor saat ini adalah Adi Mulyadi, S.H., M.H. atau yang mewakili, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Bogor, Farid Ma’rup, S.H.,M.Hum atau yang mewakili, Kepada seluruh pejabat dan staf dilingkungan Badan Pengentasan Percepatan Kemiskinan yang hadir para hari ini, Kepada seluruh Dosen dilingkungan Institut Pertanian Bogor, Kepada seluruh Organisasi Kepala Desa (APDESI), Kepada seluruh Pemerintahan Desa se Kabupaten Bogor, Kepada seluruh Sekolah Pemerintahan Desa, Kepada seluruh Mahasiswa/i Institut Pertanian Bogor dan Kepada seluruh team Data Desa Presisi Institut Pertanian Bogor.

Untuk Informasi lebih lanjut, silahkan dapat menghubungi Bagian Persidangan dan Hubungan Antar Lembaga, Sekretariat Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, CP Humas BP TASKIN Sdri. Diva Octaviana (0882-9341-6866) di Gedung Grand Kebon Sirih, lantai 7, Jalan Kebon Sirih Nomor 35, Jakarta Pusat.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Sumber Berita : Press release

Berita Terkait

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi
Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan
Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel
Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global
Perangi Narkoba, Satresnarkoba Polres Pakpak Bharat Ringkus Seorang Petani Pemilik Sabu
Dibalik Gemuruh May Day: Suara Sunyi Buruh Masih Terpinggirkan
Kapolres Pakpak Bharat Tegaskan Personel Siap Siaga Amankan May Day: Jangan Underestimate!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:23 WIB

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:21 WIB

Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:32 WIB

Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB