Balik ke Tangerang, Pemudik Asal Pemalang Gunakan Kostum Predator Naik Sepeda Motor

Jumat, 11 April 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Mudik atau pulang kampung menjadi momen yang paling dinantikan ketika libur Lebaran tiba.

Selain bisa pulang ke kampung halaman, perjalanan mudik juga terasa sangat berkesan karena hanya terjadi setahun sekali.

Itulah yang dilakukan seorang pria asal Pemalang Muhammad Haikal Ali (40) Demi mengejar keseruan dan trending di media sosial.

Bapak 2 orang anak ini nekat berangkat mudik dari Tangerang ke Desa Walangsanga, Kecamatan Moga Pemalang, Jawa Tengah bolak balik ke Tangerang lagi menggunakan kostum Predator.

Anggota perkumpulan Helm predator Indonesia ini mengaku tak malu meski harus mengenakan kostum dari series asal Jepang tersebut lantaran mengenakan topeng. Namun, ia tak merasapanas karena memakai kostum itu.

“Dari Tangerang Selatan ke kecamatan Moga Pemalang Saya memakai kostum Predator karena saya suka dengan kostum predator, ada perkumpulannya , memakai kostum predator dari tahun 2018,” ujar Haikal melalui sambungan WhatsAppnya, pada Jum’at (11/4).

Dirinya juga menceritakan awalnya bergabung dengan predator Indonesia dari tahun 2016.

“Disitu dari berbagai kota perkumpulan kostum atau Helm predator Indonesia pasti ada, kendalanya kalau panas ngga, kalau cuaca panas malah adem kesan banyak yang komen negatif dan positif,” tambah Haikal.

Ketika kembali ke Tangerang pada saat arus balik, Haikal kembali melakukan perjalanan balik pada Rabu (9/4) kemarin.

Dirinya berangkat malam sekitar jam 20.00 wib dan sampai Tangerang pagi, sengaja milih waktu malam biar adem bersama anak lelaki saya usia 12 tahun.

“Kami menghabiskan bensin sekitar Rp,100.000 ribuan, dengan beberapa kali istrahat di Jalan dan saya mudik pakai Motor dengan kostum Predator sudah dari tahun 2918,” imbuh Haikal.

Meski begitu, ia mengaku tak akan seterusnya mengenakan kostum Predator hingga ke kampung halamannya. Sebab, dia tak akan sanggup menahan keringat akibat panasnya kostum tersebut.

“Memakai kostum kalau pas di jalan aja mas ,itu aja dibilang norak sama warga +62, tapi banyak juga kalau dijalan yang ngasih jempol,” tutupnya.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Menerjemahkan Sinyal Tubuh: 232 Personel Jajaran Kodim 0612 Jalani Deteksi Dini Kesehatan
Cigalontang Jadi Pusat Apel Siaga, Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Penuh Penanggulangan Bencana
SLBN Bungursari Gelar Workshop, Cegah Bullying di Sekolah
Bupati Garut Lantik Dua Kepala Desa PAW Cinunuk dan Mekarsari
Sekda Garut Buka Gebyar Life Skill SD: Didik Anak Secara Nyata dan Berkarakter
Tuai Sorotan, Pemilihan Anggota BPD di Desa Lentu Jeneponto Hanya Libatkan ‘Orang Tertentu’
Ny. Juniatry Franc Tumanggor Sambut Tim Supervisi Provsu: PKK Pilar Kesejahteraan Keluarga
Tepis Isu Tawar-Menawar, Pihak Korban Kasus ‘Tukang Bakso’ Tantang Pembuktian di Sidang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:32 WIB

Menerjemahkan Sinyal Tubuh: 232 Personel Jajaran Kodim 0612 Jalani Deteksi Dini Kesehatan

Selasa, 28 April 2026 - 21:23 WIB

Cigalontang Jadi Pusat Apel Siaga, Dandim 0612/Tasikmalaya Dukung Penuh Penanggulangan Bencana

Selasa, 28 April 2026 - 21:00 WIB

SLBN Bungursari Gelar Workshop, Cegah Bullying di Sekolah

Selasa, 28 April 2026 - 20:45 WIB

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Desa PAW Cinunuk dan Mekarsari

Selasa, 28 April 2026 - 20:32 WIB

Sekda Garut Buka Gebyar Life Skill SD: Didik Anak Secara Nyata dan Berkarakter

Berita Terbaru

Berita terbaru

SLBN Bungursari Gelar Workshop, Cegah Bullying di Sekolah

Selasa, 28 Apr 2026 - 21:00 WIB

Berita terbaru

Bupati Garut Lantik Dua Kepala Desa PAW Cinunuk dan Mekarsari

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:45 WIB