Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bakauheni, Puluhan Ribu Pemudik Sumatera ke Jawa

Senin, 8 April 2024 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung, MNP – Puncak arus mudik lebaran di Pelabuhan Bakauheni terjadi pada H-3 lebaran Idulfitri 1445 H/2024, Minggu (7/4/2024) malam. Sebanyak 61.103 pemudik asal Sumatera telah menyeberang ke Pulau Jawa.

Berdasarkan data rekapitulasi angkutan lebaran PT ASDP Cabang Bakauheni selama 24 jam pada H-3 lebaran, tercatat sebanyak 61.103 pemudik telah menyeberang menuju ke Pelabuhan Merak.

Dari jumlah itu, pemudik dalam kendaran sebanyak 59.324 orang dan pemudik pejalan kaki sebanyak 1.779 orang.

Selain itu, jumlah kendaraan tercatat sebanyak 11.097 unit. Rinciannya, roda dua 875 unit, roda empat (pribadi) 8.000 unit, bus 685 unit dan truk/lebih 1.537 unit.

Sedangkan untuk kapal yang beroperasi melayani penyeberangan H-3 lebaran ini, sebanyak 46 unit dengan jumlah trip 127 kali.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Capt Rudi Sunarko mengatakan, puncak arus mudik di Pelabuhan Bakauheni, terjadi pada H-3 lebaran, Minggu (7/4/2024).

Meski jumlah pemudik tercatat cukup tinggi, namun hal itu masih bisa terjadi lagi hari ini pada H-2 lebaran.

“Melihat dari data rekapitulasi angkutan lebaran ini, memang tadi malam terjadi puncak arus mudiknya di Pelabuhan Bakauheni dengan dominasi kendaraan pribadi yang terjadi sejak siang hingga malam hari,” kata Rudi, Senin (8/4/2024).

Namun, Ia juga memperkirakan, arus mudik di Pelabuhan Bakauheni masih bakal terjadi lagi pada H-2 lebaran ini.

“Ada kemungkinan arus puncak mudik bisa saja masih terjadi, tapi tidak jauh berbeda dengan semalam (H-3 lebaran),” katanya.

Sedangkan jumlah pemudik asal Pulau Jawa yang tiba di Pelabuhan Bakauheni H-3 lebaran, juga mengalami lonjakan berjumlah 123.797 orang. Rinciannya, pemudik dalam kendaraan 109.222 orang dan pejalan kaki 14.574 orang.

Selain itu, jumlah kendaraan sebanyak 19.432 unit. Dari jumlah itu, rinciannya kendaraan roda dua 6 unit, roda empat (pribadi) 17.374 unit, bus 914 unit dan truk/lebih 1.139 unit.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ekonomi Rancage Dorong UMKM Naik Kelas, Potensi Lokal Tasikmalaya Jadi Sorotan
Sinergi Samsat Tasikmalaya dan Insan Pers, Perkuat Akses Layanan  Informasi Bagi Warga
Program Kipas Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Tingkatkan Kompetensi Kader ASI Eksklusif di Cilembang
Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir
Hari Lantas ke 71, Satlantas Polres Jeneponto Berbagi Bansos di Binamu 
Kapolres Jeneponto Safari Subuh di Masjid Nurul Falah Rumbia, Imbau Warga Waspadai Karhutla
Tekan Defisit Stok Darah, PMI Kota Tasikmalaya Gandeng Bank Indonesia Edukasi 150 Peserta
Tewah Pupuh, Desa Berkinerja Baik Wakili Kalimantan Tengah di Tingkat Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Ekonomi Rancage Dorong UMKM Naik Kelas, Potensi Lokal Tasikmalaya Jadi Sorotan

Rabu, 16 September 2026 - 17:36 WIB

Sinergi Samsat Tasikmalaya dan Insan Pers, Perkuat Akses Layanan  Informasi Bagi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Program Kipas Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Tingkatkan Kompetensi Kader ASI Eksklusif di Cilembang

Rabu, 16 September 2026 - 14:20 WIB

Transaksi Obat Keras Terbatas Terbongkar di Cibatu, Polisi Amankan Ratusan Butir

Rabu, 16 September 2026 - 14:11 WIB

Hari Lantas ke 71, Satlantas Polres Jeneponto Berbagi Bansos di Binamu 

Berita Terbaru