Apresiasi Prestasi Desa Purwasari, Pemkab dan DPRD Kab Bogor Realisasikan Pembebasan Lahan untuk Puskesmas Poned

Kamis, 6 Februari 2025 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNPAnugerah indah awal tahun berhasil diraih Kades serta warga Desa Purwasari Kec Dramaga, yakni berupa plot anggaran APBD Kab Bogor (Tahun Anggaran 2025 ini), untuk pembebasan lahan peruntukan pembangunan Puskesmas Desa Neglasari tersebut.

Dukungan positif pun didapat pihak Pemdes Purwasari, dari Anggota DPRD Kab Bogor. Salah satunya, M. Hasani, ST (anggota DPRD Kab Bogor dari Fraksi PPP) dalam sesi dialog interaktif pada acara Musrenbang Kec Dramaga tersebut.

Hasani menyatakan siap mengawal proses dari pembebasan lahan untuk Puskesmas Purwasari, di hadapan seluruh peserta Musrenbang tersebut, pada Senin (3/2/2025).

Musrenbang yang digelar di halaman kantor kecamatan Dramaga itu, dihadiri Kades dari 10 PemDes, diikuti pula delegasi beberapa staf dari kecamatan yang berbatasan wilayah langsung dengan Dramaga diantaranya Kec Ciampea dan Kec Ciomas.

Selain itu, hadir juga perwakilan SKPD terkait, unsur tokoh masyarakat, serta Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bogor (wilayah Dapil 4).

Dalam agenda Musrenbang tersebut, M. Hasani sempat melontarkan bahasan, soal pembebasan lahan kurang lebih seluas 2000 m², di wilayah desa Purwasari itu, untuk lokasi pembangunan Puskesmas berfasilitaskan Rawat Inap.

Hasani menyebut, permohonan Puskesmas Poned Rawat Inap di Desa Purwasari, itu merupakan Program Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

“Karena itulah, Kita akan mengawal prosesnya sampai rencana pembebasan dari lahannya yang seluas lebih dari 2000 meter² itu, benar-benar bisa terealisasi,” tutur Hasani.

Dia juga menambahkan terkait besaran anggaran peruntukannya, dari Dinkes anggaran memang sudah siap, tinggal menunggu proses pembebasan lahannya saja. Mengingat di Pagunya tercantum untuk kebutuhan lahan Puskesmas Purwasari, seluas (-+) 2000 m² tersebut.

“Nah, dengan telah adanya anggaran tersebut, berarti lahan untuk Puskesmas di Purwasari sudah tersedia. Dengan demikian, Pemkab tinggal membentuk Tim Appresial, berikutnya tindak lanjuti proses pembebasan lahannya,” paparnya.

Hasani pun menambahkan, peran DPRD itu mendorong prosesnya tersebut, hingga terealisasi.

“Begitu proses pembebasan lahan selesai, selanjutnya kami juga akan mendorong pembangunan fisik serta infrastrukturnya, sampai semua benar-benar rampung,” tandasnya.

Berbeda, Camat Dramaga Atep Soleh Sumaryo turut menjelaskan, pengajuan program Puskesmas Poned Desa Purwasari tadi sudah digulirkan sejak tahun 2017 yang lalu.

“Ada 3 pengajuan yang pernah diusulkan di Dramaga, yang pertamanya tentang ketersediaan lahan untuk Puskesmas Poned di Desa Purwasari, lalu kedua untuk kantor Koramil, serta yang ketiga relokasi Kantor Urusan Agama Dramaga,” jelas Camat Dramaga.

Sedangkan yang Sekarang terealisasi itu, lanjut Camat, adalah rencana pembelian lahan untuk Gedung Poned Desa Purwasari. Mengapa baru pembelian lahan yang (-+) 2000 m² untuk bangun gedung Puskesmas Poned Purwasari, yang direalisasi tahun 2025 ini?

“Itu karena Gedung Puskesmas Purwasari itu, sudah sejak dahulu, hingga saat ini masih menumpang di lahan milik Kantor Desa Purwasari,” tandas Camat.

Camat juga menyampaikan realisasi anggaran untuk pembebasan lahan Puskesmas sebesar Rp 1,6 Miliar.

“Sedangkan untuk kantor Koramil, KUA, hingga Mushala berdasarkan hasil re-evaluasi Tim PPKD semua dialihkan ke lahan di wilayah Ciherang, itu seluas 800 m²,” ujarnya.

Terpisah, Kades Purwasari, Moch Yusup Mustopa, turut menanggapi hal tersebut. Menurutnya, karena kondisi Puskesmas Purwasari yang sudah tidak memadai, untuk melayani masyarakat dari Tiga wilayah desa yang selama ini telah dikapernya, yakni Desa Purwasari, Petir dan Desa Sukadamai.

Karena kondisi tersebut, Moch Yusup Mustopa menilai pelayanannya sudah tak bisa dimaksimalkan lagi. Karena itu pulalah, warga Desa Purwasari berharap untuk memiliki Puskesmas Poned di desa Kami, yang mampu melayani pasien rawat inap.

“Dan atas direalisasinya pembebasan lahan itu, Saya secara pribadi, serta warga Desa Purwasari jelas sangat bersyukur dan perlu berterima kasih, pada semua pihak yang selama ini telah membantu dalam berbagai prosesnya.” tegas Yusup Mustopa.

Diketahui, Puskesmas PONED adalah Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Pelayanan Paripurna atau lengkap & intensif terhadap pasien gawat darurat pada Ibu Hamil, Melahirkan dan masa nifas).

Fasilitas tersebut guna mencegah hingga menekan AKI-A (Angka Kematian Ibu dan Anak) dalam proses persalinannya.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas
Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran
Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat
Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya
Dugaan Konflik Kepentingan Mengemuka di Balik Polemik Proyek Desa Pangkan
Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:54 WIB

Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas

Senin, 1 Juni 2026 - 15:42 WIB

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Juni 2026 - 12:41 WIB

Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan

Senin, 1 Juni 2026 - 12:24 WIB

Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat

Senin, 1 Juni 2026 - 11:59 WIB

Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya

Berita Terbaru

Ilustrasi - AI

Barito Timur

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Jun 2026 - 15:42 WIB