Siswa SMAN 1 Tinada diduga jadi Korban Kekerasan Fisik Oknum Guru 

Jumat, 3 Februari 2023 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Kekerasan fisik terjadi pada salah seorang siswa di SMA Negeri 1 Tinada kelas X yang dialami inisial (NK) pada Sabtu 21 Januari 2023 lalu sekitar pukul 07.30 Wib.

Kejadian bermula ketika korban dan beberapa temannya terlambat untuk mengikuti Apel pagi di sekolahnya, lalu mereka berdiam diri dulu di kantin samping sekolah.

Namun, salah seorang oknum guru berinisial (MD) mengetahui jika ada beberapa siswa tidak mengikuti Apel pagi dan mengetahui mereka di kantin samping sekolah.

Sambil membawa kayu, oknum guru ini memanggil siswa dan seketika langsung memukul salah satu siswa di bagian tangan, lalu dipukul lagi mengenai kepala korban sampai mengalami memar dan benjol bagian atas kanan.

Kepada wartawan, NK siswa korban arogansi guru membenarkan jika dirinya mengalami kekerasan fisik dibeberapa bagian anggota tubuhnya.

Ketika media ini ingin mengkonfirmasi kejadian tersebut ke pihak SMAN 1 Tinada tidak berhasil ditemui karena sedang tidak berada ditempat dan hanya bisa menemui beberapa guru serta tata usaha sekolah.

Salah seorang guru membantah adanya pemukulan disekolahnya, namun menurutnya siswa tersebutlah yang lari dan menabrak gurunya yang datang menghampiri, kemungkinan kena kepalanya.

“Tidak benar itu, siswa itu yang lari dan menabrak gurunya dan mengenai kayu yang dibawa oleh oknum guru tersebut,” kata guru tersebut yang tidak disebutkan namanya ini, Jumat (03/02/2023).

Pasca hangat pemberitaan kasus kekerasan itu, pihak sekolah sudah mendatangi siswa inisial (NK) ke rumahnya untuk melakukan mediasi dan sudah melakukan pengobatan ke puskesmas Tinada.

Terpisah, Kepala Puskesmas Tinana dr Evi membenarkan jika ada pihak sekolah berobat yang membawa anak didiknya.

“Mereka datang hanya periksa kesehatan tentang keluhan demam dan batuk, itu saja pak,” timpalnya seraya menyebut tidak mengetahui tentang adanya luka memar atau pun benjolan di kepala atas sebelah kanan siswa.

Sementara itu, Komite SMAN 1 Tinada P Banurea mengaku akan melakukan croscek tentang permasalahan tersebut dan akan melakukan upaya mediasi antara pihak keluaraga siswa NK dengan pihak sekolah.

“Sekarang memang belum tapi akan kita upayakan. Saya juga belum tahu mereka sudah berdamai atau tidak,” tandas P Banurea. (BS)

Loading

Berita Terkait

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas
Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah
Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik
Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya
Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut
Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?
Tembus 1.000 Burung Merpati! Arena MBC Yora Tasikmalaya Meledak di Anniversary ke-2
Pesona Budaya Lokal di Milangkala Kuningan ke-528: Ribuan Pasang Mata Terpukau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas

Senin, 14 September 2026 - 12:44 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah

Senin, 14 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik

Senin, 14 September 2026 - 09:06 WIB

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Minggu, 13 September 2026 - 21:27 WIB

Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut

Berita Terbaru

Berita terbaru

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Senin, 14 Sep 2026 - 09:06 WIB