Proyek Siluman Tembok Penahan Jalan Lintas Pakpak Bharat-Dairi Sumut Molor Dikerjakan?

Selasa, 31 Januari 2023 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Pembangunan tembok penahan jalan Lintas Dairi – Pakpak Bharat tepat di titik lokasi jembatan Lae Sirebur desa Tinada Pakpak Bharat diduga proyek siluman.

Pasalnya, saat media ini melihat langsung pekerjaan proyek tersebut dilokasi, tidak ada terpampang plang proyek sebagai informasi  sumber dana, nama pelaksana dan kontrak kerja.

Tentunya, kejadian ini melanggar dengan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dimana transparansi anggaran kegiatan pemerintah perlu diketahui oleh publik.

Anehnya lagi, saat media ini cek lokasi pelaksanaan proyek tersebut, sudah beberapa bulan ini sampai sekarang belum juga selesai dikerjakan.

Padahal, pelaksanaan proyek itu dimulai pertengahan bulan Oktober 2022, namun sampai saat ini belum juga selesai.

Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada pekerja di lokasi mengatakan, bahwa mereka hanya pekerja dan tidak tahu soal pemborong/pelaksana proyek ataupun sumber dananya darimana.

Sementara itu, Andre salah seorang yang mengaku kepercayan kontraktor saat dimintai keterangannya tidak bisa memberikan statament.

“Iya bang nanti keluhan Abang akan kami sampaikan ke bos, bang minta WhatsApp bang, biar nanti apa yang saya sampaikan ke bos saya sampaikan balek ke Abang,” katanya.

Andre juga enggan mengatakan apa nama proyek tersebut, berapa bulan masa pelaksanaanya dan dari mana sumber dananya.

“Tidak etis kalau saya memberikan keterangan tanpa diketahui pimpinannya. aku tidak bisa buat keterangan ke abang tanpa sepengetahuan pimpinan bang, dan kalau soal plang merk dalam dekat ini kita pasang bang,” kilahnya.

Berdasarkan keterangan Andre, proyek tersebut dalam satu paket ini ada di tiga titik lokasi ditempat berbeda.

“Tiga paket proyek itu masih berada di jalan lintas Pakpak Bharat – Dairi Provinsi Sumatera Utara di wilayah kabupaten Pakpak Bharat,” tandas Andre.

Sampai berita ini ditayangkan, tim media belum mendapat klarifikasi dari kontraktor bersangkutan, karena menunggu konfirmasi dari Andre yang katanya akan difasilitasi komunikasi dengan atasannya. Bersambung (BS)

Loading

Berita Terkait

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’
Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan
GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe
Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan
FWJI Jatim: Kapolres Mojokerto Anti Wartawan? Diduga Sebagai Konstituen Dewan Pers
Polsek Kuala Cenaku Tanam Jagung Hibrida, Dorong Ketahanan Pangan dari Desa Sukajadi
Sidang Kasus Eksploitasi Anak oleh Konten Kreator SL, Tiga Saksi Beberkan Keterangan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:47 WIB

Kejari Enrekang Lawan Putusan Bebas BAZNAS, Ajukan Banding Online-Offline ke PN Makassar: ‘Ini Arahan Kajati Sulsel’

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:22 WIB

Kanit Binmas Wakili Kapolsek Cikalongwetan Hadiri Perpisahan Kelas XII SMAN 1 Cikalongwetan

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:12 WIB

GEMPAR MAKASSAR! Santri MBS Enrekang Borong 9 Medali di Kejuaraan Nasional Celebes Silat Championship 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jembatan Rambingen Lae Baning Desa Malum STTUJehe

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:37 WIB

Truk Mogok Picu Antrean Panjang di Leles Garut, Polisi Gerak Cepat Urai Kemacetan

Berita Terbaru