Tasikmalaya, MNP.com – BUMDes Sukakarsa kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya akan terus bersaing dengan desa lainnya.
Selain menjalankan warung sembako, BUMDes ini memiliki dua kandang ayam petelur, yang pertama berukuran 8×12 meter dan kandang kedua berukuran 8×16 dengan jumlah ternak 2000 ayam.
Diketahui, kandang ayam petelur berjarak sekitar 600 meter dari kantor desa dan menjadi pemasok telur di wilayah desa Sukakarsa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Sukakarsa Lilis Roslina SIP menyebut, dua kandang ayam petelur ini melalui kerja keras pemerintah desa, tentunya dengan kelompok masyarakat.
Lilis menjelaskan, pada awal 2020 kandang dan Bumdes desa Sukakarsa telah mempekerjakan sekitar 8 orang dari warga masyarakat diwilayah.
“Karyawannya berasal warga lokal dengan kenyakinan usaha Bumdes perlahan tapi pasti mulai menunjukkan hanya yang positif,” ujar Lilis disela obrolan bersama Babinsa Babinkamtibmas di kandang milik Bumdes, Kamis (29/11/2022).
Menurutnya, dua kandang ayam petelur ini hasil dari pengelolaan warung desa yang dijalankan dengan manejemen yang baik dan selalu diawasi Pemdes.
“Artinya, bukan ikut campur dengan warung Bumdes, tapi kami akan memantau dan mengawasi sejauh mana usaha ini berjalan dengan baik,” jelas Lilis.
Lanjut dia, Pihak Desa juga mengeluarkan pendanaan awal, otomatis usaha ini harus diawasi,” bila tidak ada kekurangan harus mampu menghasilkan dan mensejahterakan anggotanya,” kata Lilis
Dirinya menyebut, sejak dikembangkan setidaknya BUMDes sudah memiliki uang kas keuntungan bersih dan berharap bisa terus berkembang.
Adapun terang Lilis, produksi telur yang dihasilkan saat ini sebatas untuk memenuhi masyarakat di desa Sukakarsa.
“Kedepannya pemasok untuk telur dari kandang Bumdes Sukakarsa bisa memasok kebutuhan di tingkat kecamatan,” pungkasnya. (Sn)
![]()









Tinggalkan Balasan