BOGOR, MNP – Bantuan perbaikan rumah Amin, sang tukang gali kubur, warga Kp. Lengis RT 003 RW 009, Desa Ciadeg, Kec. Cigombong, kini patut disambut gembira, serta disyukuri oleh Amin selaku penghuni rumah tersebut.
Sebelumnya sempat diberitakan, rumah Amin berada dalam kondisi yang rusak parah, juga nampak sudah amat memprihatinkan, namun kini bantuan bahan material sudah turun untuk perbaikan rumah tersebut kini sudah turun, dari Pemerintah Desa Ciadeg, hari ini, Jumat (6/11/2026).
Amin merasa bersyukur atas bantuan yang telah diterimanya, yang berupa bahan-bahan bangunan, yang nantinya pasti akan digunakan merenovasi rumahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillaahi Robbil’aalamiin… jazaqAlloohu khairon, tos katampi ku Bapak Amin,” ucap Amin, penuh haru.
Kepala Desa Ciadeg, Wahyu Rahayu, menjelaskan bantuan tersebut merupakan bantuan pribadi dan swadaya dari Pemdes, setelah pengajuan bantuan resmi sempat terkendala aturan kepemilikan, bantuan matrial tersebut nantinya akan dikerjakan oleh masyarakat secara bergotong royong.
“Kemarin barang sudah kita kirim sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Tadi Pak RW juga sempat silaturahim, insya Alloh untuk gotong royong nya nanti dibantu, oleh pihak pengurus dari RT dan RW beserta masyarakat,” ujar Wahyu.
Dia menjelaskan, pihaknya fokus perbaikan saat ini ke bagian kamar mandi, serta dapur rumah yang kondisinya cukup parah, bahkan gentengnya pun sudah banyak yang jatuh, diduga karena lapuk.
“Nanti akan diberi lemari juga sama kasur lah, biar dia lebih layak tinggal di rumahnya tersebut. Kami pribadi dari pemerintah desa akan memberikan bantuan secara pribadi, dan secara swadaya ke Pak Amin, kami fokus ke wilayah kamar mandi,” jelasnya.
Selain dari Pemdes, dari Kecamatan Cigombong juga sudah berkunjung dan turut memberikan bantuan sembako, serta berjanji akan membantu perabotan buat di dalam rumah Amin.
Lebih lanjut wahyu menjelaskan, pengajuan Bantuan Stimulan untuk Perumahan Swadaya nya (BSPS) pada tahun 2026 lalu tidak lolos, itu karena status rumahnya masih rumbung (milik bersama) dengan saudaranya Pak Amin.
“Padahal kami dari pihak pemerintah desa, sudah melihat keadaannya itu. Bukan Kami tidak peduli, tapi karena Kami sudah mencoba mengajukan, namun terganjal dengan aturan harus kepemilikan sendiri, sementara saat ini, rumah yang ditinggali Pak Amin itu belum resmi sebagai milik Pak Amin. Insya Alloh, ke depannya, akan Kami upayakan lagi untuk merapikan haknya, atas kepemilikan rumah tersebut,” tambahnya.
Untuk bantuan sosialnya, Wahyu menyebut, Amin pernah mendapat BLT Dana Desa, itu di tahun 2023. Pada awal tahun 2026, Pemdes juga telah membelikan peralatan masak lengkap padanya, mulai dari Magic Com, Kompor berikut Tabung Gas LPG nya, karena Pak Amin tadi mengaku tidak punya peralatan masak dan sering membeli nasi atau makanan jadi untuk dia makan.
Pihak Pemdes juga telah menawarkan pekerjaan alternatif ke Amin, agar Amin memiliki pekerjaan tetap harian dan dengan penghasilan yang tetap pula.
“Kalau misalkan Pak Amin mau, saya siapkan gerobak untuk berjualan. Kami juga tawarkan Pak Amin, untuk ikut aktivitas rutin di Kampung Ramah Lingkungan RW 009,” ujar Wahyu.
Saat ditanyakan, apakah dia bersedia jika diberi pekerjaan dari kantor desa, dia pun mengaku bersedia, jika pekerjaan yang ditawarkan kepada nya mampu dia kerjakan.
“Muhun, InsyaAlloh Pak, upami Abdi sanggem, Abdi siap didambelkeun di desa, atanapi dimana wae oge (Iya, insha Alloh Pak, kalau Saya mampu, Saya siap dipekerjakan di desa, atau di mana pun).” jawabnya singkat.
![]()
Penulis : Asep Didi









Tinggalkan Balasan