Harumkan Nama Daerah di Level Dunia, Atlet Cilik Tasikmalaya Diabaikan Pemkot, Dirangkul Swasta

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Prestasi gemilang yang ditorehkan oleh Syaquila Faeyaza Arizoya (8), atlet taekwondo cilik asal Kota Tasikmalaya, terus menuai simpati dan apresiasi mendalam dari berbagai kalangan.

Meski sukses menyabet juara pertama dalam ajang kejuaraan taekwondo tingkat internasional, perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dinilai masih minim.

Sebaliknya, dukungan nyata justru terus mengalir deras dari para pelaku usaha swasta di kota santri tersebut.

Sebagai informasi, ajang bela diri internasional yang diikuti Syaquila pada 21 Juni 2025 lalu di Yogyakarta berlangsung sangat kompetitif.

Kompetisi bergengsi tersebut diikuti oleh perwakilan dari 22 provinsi di Indonesia serta petarung dari empat negara sahabat, yakni Australia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Kendati telah membawa nama harum daerah di level dunia, hingga kini belum terlihat adanya apresiasi resmi dari Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.

Kondisi ini memicu kepedulian dari para pengusaha lokal yang bergerak cepat memberikan penghargaan langsung serta uang tunai sebagai bentuk kadeudeuh dan motivasi.

“Alhamdulillah, anak saya banyak menerima apresiasi dari beberapa pengusaha. Kali ini apresiasi datang langsung dari pemilik perusahaan kain ternama, Azad Textile Tasikmalaya,” ujar Eka Ari Ramdani, orang tua Syaquila, Kamis (2/7/2026).

Eka mengungkapkan, meski kompetisi sudah berlalu cukup lama, hingga saat ini belum ada bentuk perhatian, penghargaan, ataupun undangan resmi dari pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk anaknya.

“Saya kurang tahu kenapa belum ada penghargaan atau sekadar ucapan selamat dari pemerintah daerah. Namun bagi kami tidak masalah, karena dukungan dan apresiasi dari warga serta para pengusaha di Tasikmalaya sudah sangat luar biasa,” tuturnya berlapang dada.

Di tempat terpisah, pemilik Azad Textile, H. Irvan Servia, mengaku sangat bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh atlet cilik tersebut.

Menurutnya, talenta lokal yang berprestasi di tingkat internasional wajib mendapatkan dukungan moral maupun materiil agar karirnya terus berkembang.

“Penghargaan dan kadeudeuh ini semata-mata bentuk apresiasi kami atas pencapaian luar biasa Syaquila. Dia sudah membawa nama baik Kota Tasikmalaya di kancah internasional, dan ini sangat membanggakan,” pungkas Irvan.

Fenomena ini menjadi sorotan publik yang berharap agar pemerintah daerah ke depannya bisa lebih peka dan tanggap dalam mengapresiasi putra-putri daerah yang berprestasi, agar mereka tidak merasa berjuang sendiri demi mengharumkan nama tanah kelahiran.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram
Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers
Parang Melukai Pria 79 Tahun di Ampah Kota, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Ruko Pasar Cikurubuk Disulap Jadi WC Umum dan Tempat Jual Air, Kok Bisa?
Hafal Al-Qur’an Sambil Nikmati Alam Galunggung, Aksi Keren Kelas Siswa KUCI SMPN 5 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Buntut Insiden di Tugu Kujang, Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf ke Insan Pers

Berita Terbaru