TASIKMALAYA, MNP – Kondisi memprihatinkan menimpa SDN Lebakgede yang berlokasi di Kampung Lebakgede, Desa Margajaya, Kecamatan Mangunreja, kabupaten Tasikmalaya.
Sudah dua tahun terakhir, sebuah Ruang Kelas Belajar (RKB), berada dalam kondisi kritis dan nyaris roboh.
Pantauan di lokasi menunjukkan atap plafon ruangan tersebut terpaksa ditopang oleh sejumlah bilah kayu agar tidak langsung runtuh ke lantai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala SDN Lebakgede, Dadang Suparman, yang baru menjabat selama tiga bulan, mengaku sangat prihatin dan waswas melihat kondisi bangunan di sekolah yang dipimpinnya.
Demi keselamatan, pihak sekolah mengambil langkah tegas untuk mengosongkan RKB tersebut.
“Kondisinya memang sangat mengkhawatirkan. Sudah satu tahun ini kelas tersebut sengaja dikosongkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jangan sampai tiba-tiba ambruk dan menelan korban,” ujar Dadang, Kamis (18/06).
Akibat pengosongan ini, para murid kelas IV terpaksa diungsikan. Mereka harus rela berbagi tempat dan menggunakan ruang kelas lain untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Langkah darurat ini diambil pihak sekolah karena dihantui rasa takut akan keselamatan para siswa jika tetap bertahan di ruang kelas yang asli.
Menurut keterangan pihak sekolah, tim dari dinas terkait sebenarnya sudah pernah datang ke lokasi untuk melakukan survei dan meninjau langsung kerusakan bangunan.
Namun sangat disayangkan, hingga saat ini belum ada tindakan nyata maupun realisasi bantuan untuk membangun kembali RKB yang rusak tersebut.
Pihak sekolah, orang tua murid, dan warga setempat kini menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Mereka berharap ada respons cepat dan penanganan segera dari instansi terkait agar ruang kelas dapat diperbaiki, sehingga anak-anak dapat kembali belajar dengan tenang, nyaman, dan tanpa dibayangi rasa takut.
![]()
Penulis : Sari
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan