Dukung Pemulihan Pasien, Poltekkes Tasikmalaya Berdayakan Keluarga dan Kader di Kawalu

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat.

Kali ini, mereka menggelar program bertajuk “Pemberdayaan Keluarga Tangguh Melawan Stroke dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Motorik dan Bicara Pasien Pasca Stroke”.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (18–19 Mei 2026), di wilayah kerja Puskesmas Kawalu.

Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari kader kesehatan serta keluarga yang merawat pasien stroke di rumah (caregiver) hadir memadati lokasi acara.

Mereka dibekali ilmu dan keterampilan agar mampu mendampingi proses pemulihan pasien secara mandiri dan optimal.

Program ini dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Yanti Cahyati, S.Kep., Ners., M.Kep., bersama anggota tim dosen Jurusan Keperawatan, yaitu Ida Rosdiana, M.Kep., Ns.Sp.Kep.M.B., dan Yudi Triguna, S.Kep., Ners., M.Kep.

Kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa Program Studi Profesi Ners serta bersinergi penuh dengan pihak Puskesmas Kawalu.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan edukasi mengenai konsep dasar stroke dan dampaknya terhadap kondisi pasien yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Kawalu dr. Budy Nugraha, M.Mkes.

Materi tersebut membahas pemahaman dasar mengenai stroke, faktor risiko, komplikasi, hingga pentingnya penanganan dan rehabilitasi pasca stroke secara berkelanjutan di rumah.

Sementara itu, materi Perawatan Dasar Pasien disampaikan Yudi Triguna yang menjelaskan pentingnya latihan fisik, pemeriksaan tekanan darah rutin, pengendalian gula darah dan kolesterol, serta pengaturan pola makan sehat.

Selanjutnya, Yanti Cahyati membahas tentang Rehabilitasi Fisik & Bicara dengan memberikan materi krusial mengenai latihan rentang gerak (Range of Motion/ROM), latihan bicara, latihan menelan, serta teknik pemberian makan yang aman bagi pasien dengan gangguan menelan.

Terakhir Ida Rosdiana dengan materi Dukungan Psikologis & Pencegahan yang menekankan pentingnya dukungan emosional dan sosial dari keluarga untuk mengatasi kecemasan pasien, menjaga motivasi, sekaligus strategi mencegah stroke berulang.

Praktik Langsung di Hari Kedua. Tidak sekadar teori, pada hari kedua fokus beralih pada pelatihan praktis dan simulasi.

Didampingi oleh para dosen dan mahasiswa, para caregiver dan kader dilatih secara langsung mempraktikkan teknik ROM untuk mencegah kekakuan sendi, latihan komunikasi, hingga simulasi pemberian makan yang aman guna menghindari risiko tersedak atau aspirasi.

“Keterlibatan keluarga adalah salah satu kunci utama keberhasilan pemulihan pasien stroke agar mereka bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih normal,” ujar Ketua Tim, Yanti Cahyati.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sepanjang acara, ditandai dengan sesi diskusi yang interaktif dan keaktifan mereka saat sesi simulasi keperawatan.

Melalui program ini, Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berharap para keluarga dan kader kesehatan di wilayah Kawalu dapat menjadi lebih siap, sigap, dan mandiri.

Dengan perawatan yang tepat dan dukungan emosional yang optimal di rumah, kualitas hidup pasien pasca-stroke diharapkan meningkat, sementara risiko komplikasi maupun serangan stroke berulang dapat diminimalkan.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk
Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam

Berita Terbaru