Dunia Pendidikan Kota Tasikmalaya “Sakit”, Wakil Ketua DPRD Soroti Fenomena Gunung Es Pelecehan S3ksu4l

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Sektor pendidikan yang seharusnya menjadi pilar utama menuju Visi Indonesia Emas 2045 kini tengah mendapat sorotan tajam di Kota Tasikmalaya.

Kondisi pendidikan di kota ini dinilai tidak lagi sekadar “tidak baik-baik saja”, melainkan sudah mulai menunjukkan gejala “sakit”.

Menanggapi realita tersebut, Masyarakat Bergerak Spontan (MBS) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas berbagai fenomena yang terjadi, mulai dari tingginya angka putus sekolah hingga polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan PPG.

Namun, isu yang paling mengejutkan dalam pertemuan tersebut adalah dugaan terjadinya pelecehan seksual di lingkungan sekolah.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Heri Ahmadi, S.Pd.I, memberikan pernyataan tegas usai kegiatan RDP tersebut.

Ia menekankan perlunya data valid terkait kasus pelecehan seksual karena diyakini merupakan fenomena “gunung es”.

“Masalah pelecehan seksual ini saya ingin tahu datanya, karena masalahnya ibarat gunung es. Jika terdata sekian, mungkin yang tidak berani bicara jauh lebih banyak,” tutur H. Heri, Senin (12/05/2026).

Ia menambahkan bahwa satu pengaduan seringkali mewakili banyak korban lain yang masih takut bersuara.

“Kalau satu saja ada yang berani ngomong, pasti yang lain mau ikut bicara. Ini harus dikoordinasikan dengan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) agar datanya lebih valid,” jelasnya.

H. Heri menegaskan bahwa Dinas Pendidikan tidak bisa bekerja sendirian dalam menangani krisis moral ini. Ia menyerukan perlunya kolaborasi dari berbagai elemen masyarakat seperti Guru dan Orang Tua. Mereka Harus meningkatkan kewaspadaan dan perhatian terhadap anak.

Selain itu, Tokoh Agama, karena di Kota Santri ini, materi pengajian harus lebih menekankan pada perbaikan akhlak dan moralitas di ruang publik. Juga Aparat Penegak Hukum diantaranya Kepolisian dan Satpol PP selaku penegak Perda diminta lebih memperhatikan pengawasan di lingkungan sekitar.

Terkait dugaan adanya oknum pengajar yang melakukan pelecehan terhadap siswa, H. Heri menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran yang sangat luar biasa dan “naif”.

“Jika seandainya terjadi seperti itu, jelas sangat melanggar semboyan pendidikan. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Itu pelanggaran yang luar biasa dan sangat naif bagi seorang pendidik,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Harmoni Dua Institusi, Dandim 0612/Tasikmalaya: Selamat Hari Bhayangkara ke-80
Ribut Soal Lahan Parkir Minimarket, Polsek Wanaraja Amankan 4 Pelaku Pengeroyokan
31 KPM Desa Pulau Gelang Terima BLT Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2026
Kenapa Birokrat PemKab Bogor Seperti Kehilangan Nurani Terhadap Warganya?
Wabup Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin: Selamat HUT Bhayangkara ke 80
Polres Jeneponto Gelar Bakti Sosial di HUT Bhayangkara ke-80, Bagikan Beras Gratis ke Warga
Sekum PM GATRA: Jangan Biarkan Moratorium Mematikan Harapan DOB Garut Utara
Fakta Lapangan Sudah Terbongkar, Warga Pangkan Menanti Keberanian Penyidik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:08 WIB

Harmoni Dua Institusi, Dandim 0612/Tasikmalaya: Selamat Hari Bhayangkara ke-80

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:00 WIB

Ribut Soal Lahan Parkir Minimarket, Polsek Wanaraja Amankan 4 Pelaku Pengeroyokan

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:53 WIB

31 KPM Desa Pulau Gelang Terima BLT Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2026

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIB

Kenapa Birokrat PemKab Bogor Seperti Kehilangan Nurani Terhadap Warganya?

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:34 WIB

Wabup Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin: Selamat HUT Bhayangkara ke 80

Berita Terbaru

Berita terbaru

Wabup Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin: Selamat HUT Bhayangkara ke 80

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:34 WIB