Kenapa Birokrat PemKab Bogor Seperti Kehilangan Nurani Terhadap Warganya?

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, MNP – Terhitung dari terjadinya kecelakaan, dan sejak dipublikasikannya, di puluhan media Online yang berpartisipasi mempublish kecelakaan yang menimpa Tatang Hidayatullah, pada Jum’at (12/6/2026) lalu itu, hingga kelanjutan berita ini diturunkan, korban lakanya (Tatang Hidayatullah : red), dikabarkan masih belum dapat kembali menjalankan aktifitas kerja di perusahaan tempatnya bekerja di bilangan Sentul City, Rabu (1/7/2026).

Menurut informasi dari Ibu korban, anaknya pada hari Senin (29/6/2026) kemarin sengaja melakukan upaya Rongent (USG), di sebuah Rumah Sakit di Dramaga, untuk mencari tau apakah anaknya itu alami Internis Broken (luka dalam), akibat Ulu Hatinya yang terbentur Stang sepeda motornya itu ketika alami kecelakaan.

Karena hingga kini anaknya ngaku masih terasa sesak, pada bagian Dada depannya dan terasa sakit pada bagian bawah Punggungnya, meskipun luka-luka bared dan Engkel Kakinya yang terkilir sudah mulai pulih.

Bahkan untuk kedua kalinya kemarin, dia kabarkan anaknya kembali melakukan therapy melalui metode pemijatan, disertai penguapan herbalist spray di rumahnya di Ciherang.

Masih menurut Ibu korban, hari ini dirinya akan antar anaknya tersebut kembali menjalani Rongent (USG), tanpa menyebut ke rumah sakit mana, dengan alasan mengejar rasa penasaran, karena masih kurang puas dengan hasil rongent (USG sebelumnya) di hari Senin yang lalu.

Kali ini dia akan membawa anaknya lagi ke tempat USG rekomendasi dari temannya, dengan didampingi Cucu laki-lakinya, karena anaknya yang sakit itu belum bisa lagi mengendarai sepeda motor.

Dirinya mengaku penasaran terhadap penyakit yang diderita anaknya itu, kuatir ada luka dalam akibat benturan di kecelakaannya tersebut. Dan merasa sayang dengan fasiltas pengobatan gratis perusahaan, yang diterima anaknya (Tatang : red), jika itu tidak dimanfaatkan bagi kepentingan kesehatan anaknya, saat dibutuhkannya.

“Hari ini akan bawa lagi si Aa periksa, mau dirongent serta diperiksa lebih detail, takutnya dia ada luka pada bagian dalam tubuhnya itu, karena baru kemarin si Aa mengeluhkan Dadanya itu terasa sesak dan ada sakit di Punggung bawah dekat Pinggangnya. Mumpung si Aa punya jaminan berobat gratis dari perusahaannya bekerja, sayang juga kalau tak digunakan. Pentingnya kan ikhtiar berobatnya dan biar tak penasaran dengan sakitnya, mudah-mudahan kali ini mah bagus hasil rongent dan pengobatannya, moga moga juga si Aa bisa lekas sembuh,” tuturnya penuh harap.

Apa yang disampaikannya dan yang ingin dilakukannya itu hal wajar dan manusiawi, oleh Ibu selaku orang tua untuk anaknya yang tengah sakit. Mungkin hal yang sama akan dilakukan juga oleh keluarga lain, ketika dirinya dihadapkan ke keadaan serupa.

Kecuali jika seseorang atau jika keluarganya, tidak lagi memiliki kepekaan Hati Nurani, terhadap kondisi dan derita bagian dari kehidupannya, itu hal yang berbeda.

Seperti halnya dengan sebagian birokrat dari kedinasan terkait, juga pemerintahan dari wilayah desa setempat, di lingkup PemKab Bogor kini. Yang entah kenapa, seolah telah kehilangan kepekaan serta empati dari hati Nuraninya, terhadap penderitaan yang dialami warganya, Tatang Hidayatullah. Yang gegara terjatuh di jalan yang rusak tersebut, Ia terpaksa harus absen kerja hingga 20 hari hingga saat ini.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

31 KPM Desa Pulau Gelang Terima BLT Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2026
Wabup Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin: Selamat HUT Bhayangkara ke 80
Polres Jeneponto Gelar Bakti Sosial di HUT Bhayangkara ke-80, Bagikan Beras Gratis ke Warga
Sekum PM GATRA: Jangan Biarkan Moratorium Mematikan Harapan DOB Garut Utara
Fakta Lapangan Sudah Terbongkar, Warga Pangkan Menanti Keberanian Penyidik
Pastikan Dana Desa Tepat Sasaran, Tim Monev Kecamatan Kuala Cenaku Turun ke Desa Teluk Sungkai
Bangunan Komersil Berkedok Rumah Kost, Disinyalir Berdiri Tanpa Izin di Jalan Cilubang Mekar Bogor
Perkuat Kemanunggalan TNI AU dan Rakyat, Kapusterau Resmikan Venue Paralayang di Desa Linggajati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:53 WIB

31 KPM Desa Pulau Gelang Terima BLT Dana Desa Tahap II Tahun Anggaran 2026

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:44 WIB

Kenapa Birokrat PemKab Bogor Seperti Kehilangan Nurani Terhadap Warganya?

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:34 WIB

Wabup Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin: Selamat HUT Bhayangkara ke 80

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:38 WIB

Polres Jeneponto Gelar Bakti Sosial di HUT Bhayangkara ke-80, Bagikan Beras Gratis ke Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:03 WIB

Sekum PM GATRA: Jangan Biarkan Moratorium Mematikan Harapan DOB Garut Utara

Berita Terbaru

Berita terbaru

Wabup Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin: Selamat HUT Bhayangkara ke 80

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:34 WIB