Kolaborasi Disdukcapil Garut dan Dinsos Jabar, Jemput Bola Layanan Adminduk di Griya Harapan Difabel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT, MNP – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Berkolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Disdukcapil menggelar layanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) sistem Jemput Bola (Jembol) khusus bagi kelompok penduduk rentan.

Kegiatan ini dilaksanakan langsung di UPTD Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel, yang berlokasi di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Jumat (8/5/2026).

Langkah proaktif ini merupakan respons cepat atas permohonan fasilitasi identitas yang diajukan oleh Dinsos Provinsi Jawa Barat guna memastikan warga dengan keterbatasan mobilitas tetap mendapatkan hak konstitusionalnya.

Dalam aksi lapangan kali ini, tim Disdukcapil Garut mengerahkan personel beserta perangkat perekaman biometrik mobile untuk menjangkau para penghuni panti.

Berdasarkan laporan ke

giatan, tim berhasil memproses data bagi 7 (tujuh) orang penghuni dengan rincian perekaman KTP-el baru untuk 5 orang dan pelacakan identitas untuk 2 orang guna memastikan status ketunggalan data dalam database kependudukan nasional.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi lintas instansi ini. Ia menekankan bahwa kepemilikan dokumen kependudukan adalah “kunci pembuka” bagi kelompok rentan untuk mengakses berbagai layanan publik lainnya.

“Kami sangat menyambut baik sinergi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Saudara-saudara kita yang berada di Griya Harapan Difabel ini memiliki hak konstitusional yang sama atas dokumen kependudukan. Dokumen ini sangat krusial sebagai syarat utama mereka mengakses layanan kesehatan, bantuan sosial, dan program afirmasi lainnya dari pemerintah,” tegas Rena.

Melihat urgensi di lapangan, Rena Sudrajat memastikan bahwa layanan di lokasi tersebut tidak hanya bersifat sementara, melainkan akan ditingkatkan menjadi program berkelanjutan.

“Berdasarkan hasil evaluasi tim di lapangan, proses jemput bola ke Griya Harapan Difabel ini telah kami tetapkan untuk menjadi program agenda rutin bulanan. Kami pastikan seluruh prosesnya berjalan mudah, cepat, dan 100% GRATIS,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wawan Uje

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Plt Kapusluhtan RI Tinjau Kesiapan Petani dan Penyuluh di Kabupaten Garut
Besok, Wartawan IWO di Inhu Akan Polisikan Oknum Pengumpul PETI
Gegara Bakar Limbah, Aliansi Peduli Lingkungan Desak DPRD Tutup Sementara PT PDU
Pembangunan DPT Jalan di Wilayah Bojong Rangkas, Benarkah Didanai Sembilan Pengusaha Lokal?
Bias Layar Desak Penertiban Plat Kendaraan Perusahaan, Dorong PAD Barito Timur Meningkat
Brigjen TNI Aji Mimbarno Tinjau dan Evaluasi Langsung Pelaksanaan TMMD ke-128 Kodim 0611/Garut
Gagal Audiensi, DPC GMNI Kabupaten Tasikmalaya Sebut Polres Terkesan Tertutup
Kecamatan Katibung Jadi Sorotan: Apakah Sebatas Formalitas dalam Verifikasi Dampak Tambang PT Bima Mix?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:11 WIB

Plt Kapusluhtan RI Tinjau Kesiapan Petani dan Penyuluh di Kabupaten Garut

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:10 WIB

Kolaborasi Disdukcapil Garut dan Dinsos Jabar, Jemput Bola Layanan Adminduk di Griya Harapan Difabel

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:37 WIB

Besok, Wartawan IWO di Inhu Akan Polisikan Oknum Pengumpul PETI

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:17 WIB

Gegara Bakar Limbah, Aliansi Peduli Lingkungan Desak DPRD Tutup Sementara PT PDU

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:06 WIB

Pembangunan DPT Jalan di Wilayah Bojong Rangkas, Benarkah Didanai Sembilan Pengusaha Lokal?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Besok, Wartawan IWO di Inhu Akan Polisikan Oknum Pengumpul PETI

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:37 WIB