ENREKANG, MNP — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Kabupaten Enrekang berlangsung penuh khidmat dan sarat makna.
Bertempat di Alun-Alun Lapangan Abubakar Lambogo, Kecamatan Enrekang, Senin 4 Mei 2026, upacara ini menjadi momentum reflektif untuk menegaskan kembali posisi pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan bangsa.
Ribuan peserta larut dalam suasana patriotik, menyatukan tekad untuk memajukan dunia pendidikan di Bumi Massenrempulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga memimpin langsung jalannya upacara.
Kehadiran orang nomor satu di Enrekang tersebut didampingi oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1419/Enrekang, serta seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Tidak hanya jajaran pejabat, upacara juga diikuti oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga ribuan pelajar dari berbagai jenjang SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Enrekang yang berbaris rapi memenuhi lapangan.
Rangkaian upacara berjalan tertib dan penuh semangat nasionalisme. Diawali dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh Paskibraka Kabupaten Enrekang, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan Pembukaan UUD 1945.
Suasana hening dan khidmat begitu terasa saat seluruh peserta menundukkan kepala, meresapi nilai-nilai luhur perjuangan Ki Hadjar Dewantara dan para pahlawan pendidikan Indonesia.
Dalam amanatnya, Bupati Yusuf Ritangnga membacakan sambutan resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Pesan utama yang ditekankan adalah pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk memajukan kualitas pendidikan nasional.
Menteri menegaskan bahwa tidak ada kemajuan tanpa pendidikan, dan tidak ada pendidikan yang maju tanpa keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, guru, orang tua, hingga dunia usaha.
Menjabarkan amanat tersebut dalam konteks lokal, Bupati Yusuf Ritangnga menyatakan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Enrekang untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah generasi penerus. Karena itu, Pemkab Enrekang berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, memperhatikan kesejahteraan pendidik, serta memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas hingga ke pelosok,” tegasnya di hadapan peserta upacara.
Lebih jauh, Bupati mengajak seluruh tenaga pendidik di Enrekang untuk tidak berhenti berinovasi dalam metode pembelajaran.
Menurutnya, tantangan zaman yang ditandai disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang cepat menuntut guru untuk adaptif, kreatif, dan mampu melahirkan pembelajaran yang kontekstual.
Ia juga menekankan bahwa peran orang tua dan masyarakat tidak kalah penting dalam ekosistem pendidikan. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan menjadi kunci lahirnya generasi unggul.
Upacara peringatan Hardiknas 2026 ini kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Lantunan doa dipanjatkan dengan penuh harap agar dunia pendidikan di Kabupaten Enrekang terus berkembang, melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Gemuruh tepuk tangan peserta menutup upacara, menandai semangat baru pendidikan Enrekang yang kembali menyala.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan