Sidang Kasus Penusukan Cieunteung Diwarnai Aksi Protes Keluarga Korban

Rabu, 22 April 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu korban pembunuhan beserta keluarganya merasa sengaja tidak diberitahu oleh pihak keamanan pengadilan saat sidang akan dimulai

Ibu korban pembunuhan beserta keluarganya merasa sengaja tidak diberitahu oleh pihak keamanan pengadilan saat sidang akan dimulai

TASIKMALAYA, MNP – Kegaduhan mewarnai ruang tunggu sidang Pengadilan Negeri (PN) Kota Tasikmalaya pada Rabu sore (22/04/2026).

Seorang ibu lanjut usia berinisial NR (65), yang merupakan ibu kandung mendiang DN (33)—korban penusukan maut di Cieunteung Oktober 2025 lalu—tak kuasa menahan emosi dan berteriak meluapkan kekecewaannya terhadap pelayanan pihak pengadilan.

Kekecewaan tersebut dipicu saat agenda sidang memasuki pembacaan pembelaan (Pledoi) dari terdakwa. NR beserta keluarganya merasa sengaja tidak diberitahu oleh pihak keamanan (security) pengadilan saat sidang akan dimulai.

Padahal, NR mengklaim pihak keluarga tersangka justru mendapatkan informasi dan dipanggil untuk masuk ke ruang sidang.

“Saya tahu jam sidang itu tidak menentu, makanya saya tunggu dari tadi. Bahkan saya sudah pesan ke satpam, kalau sidang mulai tolong kasih tahu saya yang sedang menunggu di kantin. Tapi kenapa kenyataannya hanya keluarga pelaku yang diberitahu? Keadilan untuk orang kecil seperti kami seolah tidak ada,” teriak NR dengan nada lantang di depan ruang sidang.

Di lokasi yang sama, paman korban sekaligus tokoh Barisan Para Mantan Narapidana (BARAMATA), Asep Nagoya, turut menyayangkan insiden tersebut.

Menurutnya, meskipun secara teknis keluarga korban sudah diwakili oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), namun keluarga memiliki hak moral untuk menyaksikan jalannya persidangan secara langsung.

“Kami sangat kecewa. Kami sudah menunggu lama dan sudah memberikan atensi kepada pihak security agar memberi tahu jika sidang dimulai. Ini soal transparansi dan hak kami untuk mengawal kasus ini,” ujar Asep.

Terkait substansi perkara, Asep Nagoya menegaskan tuntutan keluarga tetap konsisten, yakni meminta majelis hakim menjatuhkan vonis seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan KUHP baru, mengingat adanya dugaan unsur perencanaan dalam kasus tersebut.

Sebagai bentuk keseriusan dalam mengawal keadilan, Asep memastikan akan membawa massa yang lebih besar pada agenda sidang putusan mendatang.

“Saya pastikan pada persidangan selanjutnya, saya akan hadir bersama keluarga besar kami, termasuk kerabat dari Pesantren Al-Qobad. Kami akan kawal sidang putusan ini demi memastikan keadilan yang sebenar-benarnya bagi almarhum keponakan saya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pengadilan Negeri Kota Tasikmalaya terkait dugaan kelalaian oknum petugas keamanan dalam memberikan informasi jadwal sidang kepada keluarga korban.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an
Rajut Kebersamaan, Warga Mutiara Citra Tasikmalaya Tumplek Ikuti Lomba HUT RI
Semangat Kemerdekaan Dusun Lumu Kampung, Warga Teluk Sungkai Antusias Ikuti Perlombaan 
Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81 di Kabupaten Jeneponto Berlangsung Khidmat
Sambut Kemeriahan HUT ke-81 RI, Warga Bungursari Gotong Royong Bersihkan Akses Jalan Kecamatan
HUT ke-81 RI di Pakpak Bharat: Kapolres dan Danyonif 906/SG Terima Penghargaan Ketahanan Pangan
Dugaan Pelecehan Seksual di Dapur MBG Kabupaten Tasikmalaya Masuk Laporan Polisi
Bupati Jeneponto Bacakan Sambutan Gubernur Sulsel pada Upacara Hari Kesadaran Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Rajut Kebersamaan, Warga Mutiara Citra Tasikmalaya Tumplek Ikuti Lomba HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Semangat Kemerdekaan Dusun Lumu Kampung, Warga Teluk Sungkai Antusias Ikuti Perlombaan 

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81 di Kabupaten Jeneponto Berlangsung Khidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Sambut Kemeriahan HUT ke-81 RI, Warga Bungursari Gotong Royong Bersihkan Akses Jalan Kecamatan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an

Senin, 17 Agu 2026 - 20:35 WIB