KEPULAUAN MERANTI, MNP –
Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak jelas pada hari pertama pelaksanaan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II yang berlokasi di Jalan Nelayan, Dusun 1, Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti Propinsi Riau.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran kepolisian hingga masyarakat setempat,.Kamis (16/4/2026).
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., Kepala Desa Mayang Sari Ibrahim, personel Polsek Merbau sebanyak 15 orang, serta personel BKO Polda Riau sebanyak 8 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak kalah penting, partisipasi aktif masyarakat Desa Mayang Sari yang berjumlah sekitar 25 orang turut menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Mengawali kegiatan, seluruh peserta terlebih dahulu melaksanakan doa bersama sebagai bentuk harapan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Suasana khidmat terasa saat doa dipanjatkan, mencerminkan harapan bersama akan hadirnya infrastruktur yang lebih baik.
Memasuki tahap pekerjaan, kegiatan difokuskan pada pembongkaran jembatan lama yang sebelumnya menjadi akses utama warga.
Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti palu, gergaji, parang, dan linggis, personel kepolisian bersama masyarakat bahu-membahu melakukan pembongkaran secara manual.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain pembongkaran, langkah penting lainnya yang dilakukan adalah pembuatan jalur alternatif bagi masyarakat.
Hal ini bertujuan untuk memastikan aktivitas warga tetap berjalan lancar tanpa terganggu selama proses pembangunan berlangsung.
Jalur alternatif tersebut diharapkan mampu menjadi solusi sementara yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
“Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat saja, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat. Alhamdulillah, hari pertama berjalan dengan lancar dan penuh semangat gotong royong,” ujarnya.
Kepala Desa Mayang Sari, Ibrahim, juga mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam kegiatan tersebut. Ia berharap pembangunan jembatan ini nantinya dapat memperlancar mobilitas warga serta meningkatkan perekonomian desa.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ada kendala berarti yang menghambat jalannya kegiatan, sehingga seluruh rangkaian pekerjaan hari pertama dapat diselesaikan dengan baik hingga pukul 17.00 WIB.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan infrastruktur di Desa Mayang Sari.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, proyek ini diyakini akan berjalan sukses hingga selesai dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat luas.
![]()
Penulis : Ambrizal
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan