JAKARTA, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melakukan ekspose atau pemaparan mengenai Implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat di hadapan pimpinan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Ruang Mawar, Gedung I BKN Pusat, Jakarta Timur, dan diterima langsung oleh Wakil Kepala BKN RI, Suherman, S.Kom, M.Si, serta Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Dr. Janry H.U.P Simanungkalit, S.Si, M.Si.
Dalam paparannya, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat memiliki komitmen kuat dalam menerapkan Sistem Manajemen Talenta. Langkah ini diambil guna memastikan akselerasi kualitas ASN di wilayah Kantor Regional VI BKN Medan berjalan konsisten.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat berharap dukungan, bimbingan, dan pembinaan dari Kepala BKN, khususnya Kepala Kantor Regional VI BKN Medan. Koordinasi yang intensif sangat kami butuhkan demi pelaksanaan Manajemen Talenta yang lebih optimal di Pakpak Bharat,” ujar Bupati Franc.

Ekspose ini merupakan langkah konkret dan tindak lanjut dari komitmen Bupati pasca pelaksanaan Talent Pool atau Profiling ASN yang telah diselenggarakan pada 6 November 2025 lalu.
Manajemen talenta sendiri merupakan proses krusial dalam mengidentifikasi, mengembangkan, memelihara, dan menempatkan pegawai secara profesional.
Tujuannya agar penempatan jabatan sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi (right man on the right place), sehingga strategi instansi dapat dijalankan secara efektif.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat teras Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, antara lain, Sekretaris Daerah Jalan Berutu, Asisten Pemerintahan dan Kesra: Elhidayat Berutu, MAP, Plt. Asisten Administrasi Pembangunan: Zeplin A. Purba, SE, MM, Plt. Kepala BKPSDM: Diamin Evareuber Sinaga, SE, M.Si dan Kepala Bagian Organisasi Setda: Sabar Simajuntak, SIP.
Dengan implementasi manajemen talenta yang matang, Pemkab Pakpak Bharat optimistis dapat menciptakan birokrasi yang lebih profesional, lincah, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di masa depan.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan