Guru Enrekang Berkibar: Bupati Yusuf Ritangnga Apresiasi Peran Penting Guru untuk Wujudkan Enrekang Sejahtera

Sabtu, 29 November 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Ribuan guru dari seluruh cabang se-Kabupaten Enrekang memadati Lapangan Abubakar Lambogo Batili pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Sabtu 29 November 2025.

Upacara berlangsung khidmat, dirangkaikan dengan pawai defile Porsenijar PGRI yang menambah semarak kegiatan tahunan tersebut.

Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi unsur Forkopimda, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Erik—yang juga Ketua PGRI Enrekang—serta jajaran pengurus PGRI, menghadiri acara ini.

Dalam sambutannya, Bupati Yusuf Ritangnga mengawali dengan memberikan penghormatan setinggi-tinginya kepada para guru yang ia sebut para perajut akhlak, yang membentuk kita hingga bisa berdiri di titik ini.

“Selamat Hari Guru. Terima kasih karena Bapak Ibu tetap kuat, tetap mengajar, tetap tersenyum—walaupun tidak selalu dalam keadaan baik-baik saja. Kekuatan itu yang membuat pendidikan Enrekang tetap berdiri tegak,” kata Bupati.

Bupati menautkan peringatan HGN dengan arah pembangunan daerah. Melalui visi besar “Enrekang Sejahtera untuk Semua”, pemerintah menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama. Peningkatan kualitas SDM, pemerataan layanan, dan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat adalah pilar yang tak bisa dipisahkan dari peran guru.

“Guru adalah penggerak utama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, cerdas, dan berdaya saing,” tegas Bupati. Pada kesempatan yang sama, Bupati juga membuka secara resmi PORSENIJAR PGRI 2025 tingkat Kabupaten Enrekang.

Bupati menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi ruang kebersamaan dan silaturahmi bagi para pendidik. “Jangan sampai ada guru yang pulang lalu bilang ke muridnya: ‘Nak, Senin besok libur. Gurumu lagi cedera’,” ujarnya disambut tawa peserta.

Usai upacara, Bupati bersama Kadis Dikbud Erik melakukan ground breaking peletakan batu pertama gedung Sekretariat PGRI. Bupati menyampaikan optimisme, sekretariat itu dapat segera terwujud dengan kolaborasi pemerintah, dan solidaritas para guru.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak
Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 
Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi
AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla
Fantastis! Polsek Bayongbong Berhasil Sita 76.321 Butir Obat Keras
Bias Layar Soroti Penahanan Dua Petani Hayaping, Dorong Penyelesaian Humanis
Wujudkan Guru Bermutu, PGRI Cabang Tawang Gelar Konkercab dan Tetapkan Program Strategis 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:16 WIB

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping

Selasa, 29 September 2026 - 16:06 WIB

Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak

Selasa, 29 September 2026 - 13:21 WIB

Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi

Selasa, 29 September 2026 - 11:25 WIB

AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:09 WIB