Wabup Pakpak Bharat Matangkan Skema Program Gizi 2026, Targetkan Kecamatan Terpencil Segera Tersentuh

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Ketua satgas percepatan Makan Bergizi Gratis Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.pd meninjau lokasi pembangunan dapur satuan pelayanan pemenuhan Gizi (SPPG) di kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Tinada dan Kerajaan.

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Pakpak Bharat, Boi Haris Siahaan turut hadir dalam tinjauan ini, Jumat (17/10/2025).

Sesuai hasil koordinasi kami dengan Badan Gizi Nasional di Jakarta beberapa waktu lalu, tiga dapur SPPG ini akan segera beroperasi, kita harapkan dibulan desember sudah rampung.

Demikian juga dapur SPPG di siempat Rube dan Sitellu Tali Urang Jehe juga akan segera beroperasi, dengan demikian akan ada enam dapur SPPG di Pakpak Bharat paling lambat akhir desember nanti.

Wakil Bupati Pakpak Bharat mengatakan, tahun 2026 pihaknya akan melanjutkan di daerah – daerah dan kecamatan terpencil seperti pagindar, Lae Mbentar dan desa Sibongkaras.

“Skemanya masih kita matangkan, mungkin melalui mitra perorangan, BUMDes, Yayasan dan sebagainya nanti kita sesuaikan dengan kondisi, namun untuk operasionalnya akan tetap dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” jelas Wakil Bupati Pakpak Bharat.

Sementara itu Koordinator Wilayah BGN Pakpak Bharat, Boi Haris Siahaan menjelaskan, ketiga dapur SPPG ini akan dibangun dengan kerja sama Badan Gizi Nasional, Kementerian PUPR RI, dan Pemerintah Daerah.

Di lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah ini akan dibangun dapur SPPG oleh Kementerian PUPR, selanjutnya nanti akan diserahkan kepada pihak Badan Gizi Nasional untuk pengelolaannya, jelas dia.

Boi Haris menjelaskan, tiga dapur SPPG ini nantinya akan melayani total. 6.243 penerima manfaat Makan Bergizi Gratis di tiga wilayah kecamatan (Sitellu Tali Urang Julu, Tinada, dan Kerajaan) yang di harapkan akan beroperasi mulai awal tahun 2026 mendatang

“Mudah mudahan tidak ada hambatan, tidak ada kendala, mulai tahun depan sudah kita laksanakan di tiga kecamatan ini,” ucap Boi Haris.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi
Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan
Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat
Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang
Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat
Musim Durian Tiba, Ribuan Butir Ludes Diserbu Pembeli di Lapak Sirandu
Apes! Bawa Sabu 40 Kg Antar-Pulau, Kurir Narkoba Dijegal Polisi di Bakauheni
Antisipasi Arus Nataru, Polres Lamsel Perkuat Sinergi di Pelabuhan Bakauheni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:46 WIB

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:07 WIB

Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WIB

Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Sabtu, 5 September 2026 - 14:28 WIB

Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang

Sabtu, 5 September 2026 - 14:20 WIB

Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat

Berita Terbaru