Tasikmalaya, MNP – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu meriah di berbagai pelosok negeri.
Tak terkecuali di Kampung Nangela, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.
Warga setempat menggelar berbagai perlombaan dan kegiatan hiburan untuk memeriahkan momen bersejarah ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah aksi anak-anak yang tampil dengan kostum unik menyerupai tokoh-tokoh hantu dan hewan, mulai dari pocong, tuyul, hingga gorila.
Suasana siang di lapangan Kampung Nangela mendadak riuh penuh tawa ketika sekelompok anak tampil percaya diri dengan dandanan nyentrik.
Seorang anak mengenakan kostum pocong lengkap dengan balutan kain putih dan kacamata hitam, sementara dua anak lain berdandan layaknya tuyul dengan wajah penuh bedak putih serta popok sekali pakai di pinggang.
Tidak ketinggalan, ada pula anak yang memakai topeng gorila dengan kostum sederhana yang membuat penonton terhibur.

Kreativitas itu semakin lengkap dengan beberapa anak lain yang mengecat tubuh mereka dengan simbol-simbol angka merah, menambah kesan seru dalam perayaan.
Meski kostum dibuat seadanya, semangat dan keberanian anak-anak Kampung Nangela ini mampu mencuri perhatian masyarakat.
Warga sekitar menyambut antusias aksi spontan dan lucu tersebut. “Anak-anak ini memang selalu punya cara untuk membuat suasana lebih hidup. Tahun lalu mereka pakai atribut pejuang, sekarang malah ada yang jadi pocong, tuyul, sampai gorila.
“Lucu tapi tetap kreatif, dan yang penting mereka senang,” ungkap Nikita seorang warga yang hadir menyaksikan Minggu (17/08/2025).
Selain penampilan kostum unik, rangkaian kegiatan perayaan HUT RI di Kampung Nangela juga diisi dengan berbagai lomba tradisional seperti tarik tambang, balap karung, makan kerupuk, hingga panjat pinang.
Semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa, ikut berpartisipasi dan bersatu dalam suasana penuh kebersamaan.
Para orang tua terlihat mendukung penuh kreativitas anak-anak. Ada yang membantu menyiapkan kostum sederhana, ada pula yang setia memberikan semangat dari pinggir lapangan.
Beberapa warga bahkan sibuk mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka, lalu membagikannya di media sosial.
Menurut panitia kegiatan, acara ini memang dirancang bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Setiap tahun kami berusaha membuat acara yang bisa menyatukan warga. Melalui kegiatan sederhana ini, kita bisa bersama-sama merasakan semangat kemerdekaan,” ujar salah satu panitia.
Meski sederhana, semangat yang ditunjukkan warga Kampung Nangela sangat luar biasa. Mereka membuktikan bahwa merayakan kemerdekaan tidak harus dengan kemewahan, tetapi cukup dengan kreativitas, kebersamaan, dan keceriaan.
Perayaan di Kampung Nangela ini menjadi gambaran bahwa kemerdekaan bukan hanya sekadar mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga bagaimana mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif yang membangun kebersamaan.
Dengan kostum pocong, tuyul, dan gorila yang mengundang gelak tawa, anak-anak berhasil menghadirkan warna tersendiri dalam peringatan HUT RI ke-80 di Kota Tasikmalaya.
![]()
Penulis : SN
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan