PWRI Kota Tasik Kecam Oknum Guru Olahraga Sekolah Favorit Cukur Rambut Siswa Saat Tidur

Selasa, 5 Agustus 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sebuah video berdurasi 15 detik yang memperlihatkan tindakan tidak pantas dari seorang oknum guru olahraga di salah satu sekolah negeri favorit di Kota Tasikmalaya viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok bernama @undercoper, tampak jelas sang guru mencukur rambut seorang siswa yang diduga tengah tertidur di dalam kelas atau ruang istirahat.

Aksi tersebut memicu gelombang reaksi keras dari masyarakat, khususnya dari kalangan pemerhati pendidikan dan organisasi profesi wartawan.

Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Tasikmalaya mengecam keras tindakan yang dinilai tidak mendidik tersebut.

Ketua DPC PWRI Kota Tasikmalaya Asep Setiadi, dalam keterangannya kepada media, menyebut bahwa tindakan oknum guru itu sudah melewati batas etika profesi dan norma kependidikan.

“Apapun alasannya, mencukur rambut siswa tanpa izin, terlebih saat siswa dalam kondisi tertidur, adalah bentuk penghinaan terhadap martabat anak dan mencederai nilai-nilai pendidikan,” ujarnya Selasa 05/08/2025

PWRI Kota menilai, tindakan seperti itu tidak bisa dibenarkan, bahkan jika dilakukan dengan alasan mendisiplinkan.

Pendidikan seharusnya mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, bukan dengan tindakan yang bersifat mempermalukan apalagi dilakukan secara diam-diam dan kemudian menjadi konsumsi publik melalui media sosial.

Video tersebut kini telah menyebar luas dan mengundang komentar beragam dari netizen. Sebagian besar menyayangkan sikap guru yang dianggap tidak mencerminkan sosok pendidik.

“Guru seharusnya menjadi panutan, bukan membuat konten seperti ini,” tulis salah satu komentar di akun pengunggah video.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah terkait insiden tersebut. Namun sumber internal menyebut bahwa pihak sekolah tengah melakukan klarifikasi internal dan berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat.

Oknum guru yang bersangkutan juga dikabarkan telah dimintai keterangan oleh pihak sekolah.

PWRI Kota Tasikmalaya mendesak Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota untuk segera mengambil langkah tegas atas kejadian ini.

“Ini bukan hanya soal pelanggaran etik guru, tapi juga soal perlindungan anak. Kami meminta agar kejadian ini ditangani secara serius dan transparan agar tidak mencoreng dunia pendidikan di Tasikmalaya,” tambahnya.

Insiden ini kembali membuka perdebatan tentang pentingnya pembinaan karakter guru dan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap praktik pembinaan di sekolah.

Harapan publik saat ini adalah adanya tindakan cepat dan adil dari pihak-pihak berwenang agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total
Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa
Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!
Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan
Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan
Karang Taruna Kota Tasikmalaya Mengkritik Pelibatan Pemuda dalam Agenda Publik
Izin Jual Obat di Minimarket dan KDMP: Di Mana Hak Apoteker?
Kepala KUA Malangbong Perkuat Sinergitas dengan Insan Pers, Pelayanan Publik Tuai Apresiasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:18 WIB

Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:31 WIB