Tasikmalaya, MNP – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah mulai disalurkan di berbagai sekolah dasar, termasuk di SDN Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa yang tampak senang saat menerima makanan bergizi Selasa (05/08/2025).
Kepala satuan pelayanan pemenuhan Gizi (PPPG). Kecamatan Bungursari, M. Hadi Asykur Baraka, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini berjalan dengan lancar dan minim kendala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan baik. Kalau pun ada kendala, sangat sedikit. Program MBG di Kecamatan Bungursari menjadi sejarah baru, karena ini adalah kali pertama dilaksanakan di wilayah kami,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat sekitar 50 orang karyawan yang bertugas dalam proses produksi dan distribusi makanan.
Seluruh karyawan telah melalui proses seleksi yang ketat melalui yayasan, dan diwajibkan menjaga kebersihan dan higienitas—mulai dari penggunaan masker, kuku yang bersih, hingga rambut yang rapi dan steril.
Untuk distribusi makanan saat ini tercatat sebanyak 3.778 porsi dengan harapan kerja sama ini terus berjalan lancar demi mendukung tercapainya Indonesia Emas.
“Kedepan, kami juga akan berkoordinasi dengan ibu-ibu posyandu guna memastikan program ini selaras dengan kebutuhan gizi anak dan ibu,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SDN Bungursari, Atang Sutisna. M. Pd, turut mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih atas digulirkannya program ini.
“Saya berterima kasih kepada pemerintah dengan adanya program makanan bergizi gratis ini. Anak-anak sangat antusias. Semoga program ini bermanfaat bagi tumbuh kembang siswa,” ungkapnya.
Atang Sutisna juga berharap agar program MBG dapat terus dilanjutkan dan dikelola lebih optimal ke depannya.
“Karena ini program yang sangat baik, kami mohon agar bisa diteruskan. Mudah-mudahan pemerintah bisa mengelolanya dengan lebih baik lagi ke depan,” harap Atang.
Program MBG ini menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM sejak dini, sejalan dengan visi besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan