Kabel Optik Semrawut di Kota Tasikmalaya, PWRI Desak Penataan dan Ajakan Duduk Bersama

Kamis, 31 Juli 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kota Tasikmalaya tengah dihadapkan pada persoalan serius terkait keberadaan kabel optik yang bergelantungan di berbagai titik kota.

Pemandangan kabel semrawut, yang melintang tanpa tatanan dan kadang menjuntai hingga hampir menyentuh kepala pengguna jalan, kini menjadi sorotan publik dan dinilai merusak estetika kota.

Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Tasikmalaya menyoroti kondisi ini sebagai bentuk pembiaran yang sudah terlalu lama berlangsung.

Tidak hanya merusak keindahan visual, kabel-kabel tersebut juga berpotensi membahayakan warga, terlebih saat terjadi cuaca buruk, pohon tumbang, atau kecelakaan lalu lintas.

Ketua PWRI Kota Tasikmalaya, Asep Setiadi, mengatakan bahwa kondisi kabel optik yang tidak tertata bukan hanya menjadi masalah estetika, tapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap pelaku usaha penyedia jaringan internet.

“Kita tidak tahu apakah semua provider ini punya izin atau tidak. Yang jelas, kabel-kabel mereka menggantung semaunya di ruang publik tanpa memperhatikan keselamatan dan keindahan kota,” ujar Asep diruang kerjanya, Kamis (31/07/2025).

PWRI Kota Tasikmalaya mendorong pemerintah kota untuk segera melakukan penertiban dan pendataan ulang terhadap seluruh penyedia jaringan internet, baik swasta, BUMN, BUMD, maupun provider independen lainnya.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap perusahaan yang menggunakan ruang udara kota sudah memiliki izin resmi dan mematuhi standar penataan kabel.

Sebagai langkah konkret, PWRI berinisiatif mengusulkan forum duduk bersama antara pemerintah kota, instansi terkait seperti Dinas Kominfo dan Dinas Perhubungan, bersama seluruh pengusaha penyedia jaringan kabel optik.

Tujuannya adalah untuk mencari solusi jangka panjang dan menciptakan aturan bersama dalam penataan kabel optik yang rapi, aman, dan tidak mengganggu keindahan kota.

“Kami ingin semua pihak duduk bareng. Tidak hanya menyalahkan, tapi bersama-sama menyusun rencana penataan kabel secara profesional dan manusiawi. Jangan sampai kita hanya berorientasi pada percepatan digitalisasi, tapi mengorbankan tata ruang kota dan keselamatan masyarakat,” tegas Asep.

PWRI juga mendorong adanya penataan ulang master plan jaringan kabel di Kota Tasikmalaya yang mengedepankan sistem ducting atau saluran bawah tanah.

Meski membutuhkan investasi awal yang besar, sistem ini diyakini akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kerapihan kota dan kenyamanan warga.

PWRI berharap langkah ini dapat menjadi awal dari sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat untuk menciptakan ruang kota yang lebih tertata, indah, dan aman di era digitalisasi yang semakin masif ini.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’
Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam
Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg
BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan
Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi
Gelar Aksi TasikUsik, KH Aminudin Bustomi Suarakan 5 Tuntutan Terkait Insiden Ponpes Sukoharjo
Aksi Bela Ponpes Hamalatul Qur’an Putri, Jangan Biarkan Marwah Pesantren Diinjak Atas Nama Penegakan Hukum 
Luruskan Isu Akses Jalan, Ini Klarifikasi Komite SMAN 11 Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:43 WIB

Diduga Selingkuh dan Coba Suap Wartawan, Kepala SPPG Dramaga Babakan Berdalih ‘Friendly’

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Berkedok Kedai Jamu, Bisnis Miras Bebas Beroperasi Diduga Akibat Main Mata dengan Oknum Forkopimcam

Jumat, 6 November 2026 - 16:59 WIB

Kisah Amin Tukang Gali Kubur: Dapat Bantuan Material Bedah Rumah dari Swadaya Desa Ciadeg

Jumat, 6 November 2026 - 16:26 WIB

BPR Malangbong Garut Optimistis Capai Target Lewat Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 November 2026 - 16:20 WIB

Bupati Cecep Dorong Digitalisasi PAD, SKPD Diminta Bongkar Potensi Retribusi

Berita Terbaru