Berkebun Bareng Napi, CASN Ditanamkan Jiwa Pengabdian Sejak Dini

Kamis, 10 Juli 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus tanamkan semangat pengabdian dan pemberdayaan melalui program pembinaan kemandirian yang menyentuh langsung aspek kehidupan Warga Binaan.

Salah satu program unggulan yang diperkenalkan kepada Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) formasi 2024 adalah Program Napi Berkebun—sebuah langkah konkret mendukung ketahanan pangan sekaligus membentuk karakter.

Dalam sesi orientasi, Rabu (9/9), para CASN diajak terjun langsung ke kebun lapas untuk menyemai benih dan menyaksikan proses budidaya sayuran oleh Warga Binaan. Kegiatan ini bukan sekadar edukatif, tetapi juga sarat nilai pengabdian, kerja sama, dan tanggung jawab sosial.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa program ini tidak hanya memperkenalkan praktik pembinaan, tetapi juga menanamkan sudut pandang baru kepada CASN tentang makna pemasyarakatan modern.

“Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman. Di sini ada proses pemulihan, pemberdayaan, dan kontribusi nyata. Kami ingin CASN memahami bahwa tugas mereka kelak tidak hanya administratif, tapi juga menyentuh nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Wachid.

Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Daryoko, menjelaskan bahwa kegiatan berkebun telah menjadi rutinitas Warga Binaan dalam pembinaan kemandirian, dengan pendekatan edukatif dan produktif.

“Kami membentuk kebiasaan disiplin dan rasa tanggung jawab melalui proses tanam, rawat, dan panen. Hasilnya bukan hanya sayur, tapi juga karakter dan semangat hidup baru,” jelasnya.

Yudha Syahputra, salah satu CASN, menyampaikan kesan positifnya saat mengikuti kegiatan tersebut.

“Melihat langsung Warga Binaan yang bekerja dengan tekun, saya sadar bahwa pemasyarakatan itu tentang pemulihan dan harapan. Ini pengalaman yang membuka mata saya tentang peran ASN dalam membina, bukan sekadar mengawasi,” ungkapnya.

Program Napi Berkebun sejalan dengan Asta Cita Presiden RI serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam pemanfaatan lahan produktif dan pembinaan berbasis ketahanan pangan nasional.

Melalui pendekatan seperti ini, Lapas Cipinang tidak hanya menjalankan pembinaan Warga Binaan, tetapi juga mendidik generasi ASN yang memiliki empati, jiwa pengabdian, dan pemahaman utuh tentang peran pemasyarakatan dalam membangun peradaban.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026
Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait
Kejari Bartim Tegaskan Batu Bara Lelang Bukan Lagi Sitaan, Hak Penuh di Pemenang Lelang
Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total
Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa
Prabowo: Saya Bangga Jadi Presidenmu!
Rutan Jakpus dan LBH Kamselindo Sosialisasi KUHP Baru untuk Warga Binaan
Anggota DPRD Pemalang dr. Irma Suryani Bantu Warga Korban Rumah Ambruk di Pelutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Diskominfotik Jeneponto Gelar Sosialisasi SAQ dan Monev Keterbukaan Informasi 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Soal Perizinan 123 SPPG, Sajalur Desak DPRD Kota Tasikmalaya Panggil Seluruh Pihak Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kejari Bartim Tegaskan Batu Bara Lelang Bukan Lagi Sitaan, Hak Penuh di Pemenang Lelang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:08 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Hilman Wiranata Minta Izin Tambang Diverifikasi Total

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dewan Adat Dayak Barito Timur Segel Stockpile Batu Bara di Km 270 Desa Tampa

Berita Terbaru