Sukabumi, MNP — DPC Aliansi Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Sukabumi Raya, menyambangi Kantor Satuan Pelayanan Rehabilitasi Tuna Sosial Provinsi Jawa Barat yang berlokasi di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis.(19/06/2025).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC Erik Suya Sumantri bersama Sekretaris J. Egi Lesmana, Kepala Divisi Investigasi Dede Suharta dan Derry, serta Kepala Divisi Rescue Evi Susanti.
Kepala Satuan Pelayanan Rehabilitasi Tuna Sosial, Adriani, M.Tr.Sos, didampingi oleh Deri Supriatman dan Iwan dari bagian penerimaan dan penyaluran rehabilitasi menyambut hangat jajaran DPC AWIBB Sukabumi Raya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi bagian dari bentuk kepedulian dan fungsi kontrol sosial DPC AWIBB terhadap lembaga-lembaga layanan sosial pemerintah.
Dalam perbincangan yang berlangsung penuh keterbukaan, pihak rehabilitasi memaparkan berbagai program pemberdayaan yang tengah dijalankan, khususnya bagi para wanita tuna susila (WTS).
Deri dari bagian penerimaan dan penyaluran menyampaikan bahwa para peserta mendapatkan pelatihan keterampilan seperti menjahit, tata boga, dan hasta karya lainnya sebagai bekal untuk mandiri secara ekonomi di tengah masyarakat.
“Program ini bertujuan agar para peserta dapat memiliki kemampuan wirausaha dan tidak kembali pada kehidupan kelam sebelumnya,” ujar Adriani.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut juga menyediakan layanan medis terpadu sebagai bagian dari upaya pemulihan fisik dan mental yang holistik.
Dari sisi keamanan, Iwan menjelaskan bahwa penjagaan di lokasi dilakukan dua shift setiap hari oleh empat petugas, dari pukul 08.00 pagi hingga 07.00 malam, dan malam hingga pagi hari.
Namun demikian, dari hasil pantauan tim DPC AWIBB Sukabumi Raya, masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu menjadi perhatian.
Kepala Divisi Investigasi DPC AWIBB, Dede Suharta, mengungkapkan keprihatinannya atas belum tersedianya unit ambulans di fasilitas tersebut.
“Untuk menunjang kesiapsiagaan medis, sangat disayangkan belum adanya ambulans di lokasi ini. Ambulans sangat penting untuk penanganan darurat medis agar tidak lagi harus meminjam kendaraan dari luar. Kami harap ini menjadi perhatian serius dari para pemangku kebijakan,” tegas Dede.
Hal senada juga disampaikan Evi Susanti, Kepala Divisi Rescue DPC AWIBB Sukabumi Raya. Ia menyoroti minimnya fasilitas mesin jahit yang tersedia.
“Kami melihat jumlah mesin jahit masih kurang memadai untuk menunjang pelatihan keterampilan. Semoga ke depannya bisa ditambah,” ujarnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya DPC AWIBB Sukabumi Raya dalam menjalankan peran kontrol sosial serta memberi dukungan moral bagi keberlangsungan pelayanan rehabilitasi sosial di Jawa Barat, demi mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih manusiawi, produktif, dan inklusif.
![]()
Penulis : Erik Surya Sumantri
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan