Bandung Barat, MNP – Anggota DPR RI Komisi Vl fraksi Golkar, H.Dadang Naser, M.Si.,S.Ip., M.IPol kembali melaksanakan kegiatan reses di Parongpong Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada masa persidangan lll tahun 2024-2025, Rabu (11/06/2025).
Dalam kegiatan resesnya Kang DN sapaan akrab Dadang Naser bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengarkan aspirasi mereka.
Ia menyampaikan sejumlah hal penting terkait sektor pangan, lingkungan dan infrastruktur wilayah Jawa Barat khususnya Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam dialognya dia tertarik dengan pengembangan ternak domba, Kang DN berharap para peternak lebih fokus mengembangkan lagi dombanya.
Selain dengan peternak Kang DN berdiskusi dengan para petani mendengarkan keluhan para petani. Dia juga berjanji akan menidaklanjuti keluhan para petani.
Kang DN dengan tegas komitmennya dalam memperjuangkan ketersediaan dan kualitas bibit unggul serta alat pertanian modern sekaligus menggagas pengembangan drone pertanian di masa yang akan datang.
Untuk memudahkan transportasi kang DN sudah mengusulkan ke Gubernur Jawa Barat, bahwa Bandara Kertajati yang menurutnya sangat layak dijadikan sebagai Bandara khusus kargo.
“Juga termasuk lalulintas barang impor dan ekspor. Contohnya seperti hewan, tumbuhan, ikan dan mengusulkan karantina hewan di lokasi tersebut, agar ekosistem logistik peternakan, pertanian, dapat terintegrasi dengan lebih baik,” jelas Kang DN.
Ia menegaskan bahwa Bandara Kertajati tidak boleh dibiarkan sepi, harus dijadikan Bandara Kargo Internasional, barang hidup dan barang mati semuanya bisa terdistribusi.
Tokoh masyarakat Kosgoro kang Jana turut mendorong optimalisasi fungsi Bandara Kertajati, bahkan tidak hanya itu beliau pun mengusulkan Bandara Husen Sastranagara harus di fungsikan lagi untuk penerbangan domestik guna mendukung konektivitas daerah
Dengan adanya reses ini menjadikan ajang yang sangat penting untuk menyerap aspirasi rakyat secara langsung, dan merancang kebijakan – kebijakan strategis yang berbasis kebutuhan lokal.
Menurut Kang Jana, perubahan nyata harus di mulai dari kolaborasi semua pihak.
“Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat harus menjadi pelopor pembangunan yang berbasiskan ekologi dan kemandirian pangan,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Aad Subarja
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan