Tasikmalaya, MNP – Kontestasi pilkada merupakan rangkaian mekanisme yang di susun secara demokratis dalam rangka memilih pemilihan kepala daerah, Penyelenggaraan pemilihan dengan rangkaian pelaksanaan november 2024.
Lalu kemudian Pemilihan Suara Ulang (PSU) pada April 2025 hingga pada titik selesainya di/antik H Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Al Ayubi sebagai bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya 2025-2030.
M Rizki Firmansyah Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tasikmalaya (GMKT) mengatakan, dengan kepemimpinan kepala daerah baru menjadi angin segar dan harapan baru bagi masyarakat kabupaten tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, itu karena begitu lelahnya masyarakat dengan hiruk pikuk perhelatan demokrasi pilkada Kabupaten Tasikmalaya,” ucapnya kepada MNP, Selasa (04/06/2025).
Menurut Rizki, kepemimpinan baru H Cecep Nurul Yakin diharapkan bisa menata birokrasi kabupaten Tasikmalaya lebih baik.
“Penuntasan kemiskinan serta isu lingkungan yang perlu di selesaikan menjadi prioritas utama, pemulihan ekonomi serta peningkatan kualitas SDM,” jelasnya.
Rizki menyebut, terkait isu lingkungan dan pertambangan yang harus di sambut dengan kerja nyata serta tidak pilih kasih.
“Sinergitas ASN menjadi PR utama terhadap pelayanan, tidak ada lagi kubu A sama B. Tidak lagi ada pemenang dan yang kalah, bupati merupakan pimpinan semua masyarakat kabupaten Tasikmalaya,” tegas Rizki.
Dirinya berharap Bupati terbaru bisa melaksanakan Visi dan Misinya demi masyarakat umum, bukan kelompok tertentu, dan tidak berselingkuh dengan kekuasaan kapitalisme yang merugikan mayoritas masyarakat.
Rizki juga ingin Bupati baru dan Wakil Bupati tidak hanya cakap dalam bernarasi juga pandai menabur janji politik saja, tapi mampu memberikan kontribusi yang jelas bagi Kabupaten Tasikmalaya kedepan.
“Selain itu mampu menjaga harmonisasi juga menyatukan semua kepentingan demi masyarakat, kami tunggu kerja nyatanya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan