Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tasikmalaya Tunggu Kerja Nyata Pasangan Cecep – Asep

Kamis, 5 Juni 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kontestasi pilkada merupakan rangkaian mekanisme yang di susun secara demokratis dalam rangka memilih pemilihan kepala daerah, Penyelenggaraan pemilihan dengan rangkaian pelaksanaan november 2024.

Lalu kemudian Pemilihan Suara Ulang (PSU) pada April 2025 hingga pada titik selesainya di/antik H Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Al Ayubi sebagai bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya 2025-2030.

M Rizki Firmansyah Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tasikmalaya (GMKT) mengatakan, dengan kepemimpinan kepala daerah baru menjadi angin segar dan harapan baru bagi masyarakat kabupaten tasikmalaya.

“Ya, itu karena begitu lelahnya masyarakat dengan hiruk pikuk perhelatan demokrasi pilkada Kabupaten Tasikmalaya,” ucapnya kepada MNP, Selasa (04/06/2025).

Menurut Rizki, kepemimpinan baru H Cecep Nurul Yakin diharapkan bisa menata birokrasi kabupaten Tasikmalaya lebih baik.

“Penuntasan kemiskinan serta isu lingkungan yang perlu di selesaikan menjadi prioritas utama, pemulihan ekonomi serta peningkatan kualitas SDM,” jelasnya.

Rizki menyebut, terkait isu lingkungan dan pertambangan yang harus di sambut dengan kerja nyata serta tidak pilih kasih.

“Sinergitas ASN menjadi PR utama terhadap pelayanan, tidak ada lagi kubu A sama B. Tidak lagi ada pemenang dan yang kalah, bupati merupakan pimpinan semua masyarakat kabupaten Tasikmalaya,” tegas Rizki.

Dirinya berharap Bupati terbaru bisa melaksanakan Visi dan Misinya demi masyarakat umum, bukan kelompok tertentu, dan tidak berselingkuh dengan kekuasaan kapitalisme yang merugikan mayoritas masyarakat.

Rizki juga ingin Bupati baru dan Wakil Bupati tidak hanya cakap dalam bernarasi juga pandai menabur janji politik saja, tapi mampu memberikan kontribusi yang jelas bagi Kabupaten Tasikmalaya kedepan.

“Selain itu mampu menjaga harmonisasi juga menyatukan semua kepentingan demi masyarakat, kami tunggu kerja nyatanya,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya
Alih Fungsi Gedung PAUD Jadi SPPG di Tasikmalaya, Masalah Sempadan, PBG dan SLF Dipertanyakan
Babak Baru Liang Saragi II: Hibah Bersyarat Disorot, Bukti Tergugat Dipertanyakan, Aroma Maladministrasi Kian Menguat
Klarifikasi Kasus Penganiayaan: JPU Tetap Tuntut 3 Terdakwa 5 Bulan Penjara, Bukan Bebas Murni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah

Selasa, 14 April 2026 - 17:11 WIB

Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong

Selasa, 14 April 2026 - 14:00 WIB

Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya

Berita Terbaru