Saran Riko untuk Viman: Coba Komunikasi Politik, Bahas RPJMD Anggarannya Darimana?

Selasa, 15 April 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan dilihat dari 100 hari kerja jangan dijadikan acara acara seremonial saja, tapi buatlah gebrakan kebijakan yang selayaknya kepala daerah lakukan.

Hal tersebut di sampaikan oleh Riko Restu Wijaya S.H selaku Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Fraksi PPP kepada MNP, Senin (14/04/2025).

Bahkan Riko sendiri menyampaikan saran kepada Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan dalam Rapat Paripurna ke 2 penyampaian rancangan awal RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2025 – 2029 dan Pembentukan Panitia Khusus Pembahas Rancangan Awal RPJMD Kota Tasikmalaya Tahun 2025 – 2029.

“Ini kan masalah visi misi bapak 5 tahun kedepan akan berbuat seperti apa! Saya hanya sebatas memberikan saran karena kami semua disini mempunyai harapan besar kepada bapak Wali Kota Viman Alfarizi beserta Wakil Wali Kota pak Dicky Candra bahwa masyarakat di tangan pimpinan Bapak Viman Alfarizi bisa maju,” jelas Riko.

Pasalnya kata dia, Wali Kota ketika sudah dilantik menjadi kepala daerah itu bukan lagi milik koalisi tapi milik masyarakat Kota Tasikmalaya.

Riko menyebut, sebelum Viman menjadi Wali Kota definitif, pihaknya sudah berbicara dengan pimpinan Fraksi semuanya di ruangan rapat pimpinan,  akan melakukan komunikasi untuk duduk bersama memikirkan Kota Tasikmalaya kedepan.

“Itu sudah di sampaikan tapi itu tidak terealisasi, kita itu sebagian wakil rakyat yang rakyat mempercayakan suaranya kepada kita, kita pingin koordinasi tapi tidak terlaksana sehingga bagaimana rakyat nanti,” cetus Riko.

Dalam rapat itu, Viman menyampaikan terkait masalah RPJMD tidak akan terlaksana, apabila pemerintah daerah saja, tapi harus adanya kolaborasi.

Namun, Riko melihat data mengenai anggaran dari pemerintah provinsi untuk tahun 2025, dan mengerti adanya efek efisiensi anggaran.

“Akan tetapi di kota kota yang lain dan kabupaten yang lain itu anggarannya luar biasa bantuan dari provinsi, tapi saya baca Kota Tasikmalaya hanya sedikit, ada beberapa item seperti penerangan jalan,” terangnya.

Riko sendiri mengatakan bahwa jangan sampai Pemerintah Kota Tasikmalaya hanya bagus di surat saja tapi harus dengan aksinya, jangan sampai Kota Tasikmalaya Maju Harapan Palsu.

Makanya sebut Riko, pihaknya mempunyai harapan besar karena Wali Kota itu Viman, Gubernurnya Dedi Mulyadi dan Presidennya Prabowo.

“Cobalah untuk berkomunikasi politik secara baik, karena kita percuma RPJMD membahas program program tetapi anggarannya darimana?,” ujar Riko.

“Jadi jangan bagus hanya di surat tapi harus dengan aksi, jangan sampai, Tasikmalaya Maju Harapan Baru, jangan sampai Tasikmalaya Maju Harapan Palsu,” tutupnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk
Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol
Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata
Rampung Renovasi Kubah Masjid Miftahul Jannah, Warga RW 11 Cikiara Padukan Edukasi PPA dan Kegiatan Sosial
Polsek Mangkubumi Gelar Doa dan Tahlilan Kenang Pengabdian Almarhum H. Efri Priyanto
Oknum Kades di Kecamatan Rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru