Pemkab Lampura Harus Tertibkan, Pedagang UMKM Gunakan Trotoar untuk Jualan

Rabu, 22 Januari 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, MNP Fungsi trotoar memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki. Namun aturan tersebut banyak yang dilanggar.

Salah satunya di Kabupaten Lampung Utara, sebagian besar trotoar yang ada di sepanjang ruas jalan Jenderal Sudirman, Jalan Soekarno Hatta dan jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (RPN) dijadikan tempat berjualan.

Ketua Laskar Lampung Indonesia (LLI), Adi Candra, mengingatkan hal ini terkait Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mengatur hak dan kewajiban pejalan kaki, termasuk penggunaan trotoar.

“Trotoar adalah fasilitas pendukung lalu lintas yang disediakan pemerintah untuk pejalan kaki,” tegas Adi Chandra, Rabu (22/01/2025).

Menurut Adi, dari amatannya di lapangan hampir semua trotoar yang ada di ruas jalan Jendral Sudirman, Soekarno Hatta dan Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara (RPN) sudah dipergunakan pedagang menggelar dagangannya.

Menyikapi fenomena ini dirinya minta Dinas Teknis segera menertibkan pedagang yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan.

Pasalnya, trotoar adalah khusus untuk pejalan kaki menghindari kecelakaan tersenggol motor atau mobil.

Selain itu, trotoar merupakan salah satu fasilitas pendukung lalu lintas yang disediakan pemerintah. Trotoar harus bebas dari halangan dan hambatan

“Tapi jika trotoar diberikan ijin kepada pedagang ini yang menjadi persoalan karena sudah tidak kena penggunaannya,” kata Adi.

Di pihak lain dinas teknis harus menyiapkan lokasi khusus bagi pedagang atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agar tidak berjualan di atas trotoar.

Adi Chandra menegaskan, untuk para pedagang UMKM jangan khawatir, Laskar Lampung Indonesia dan Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia akan memperjuangkan.

“Kami akan mencarikan kalian solusi tempat untuk berdagang selayaknya pedagang,” tutur Adi Chandra.

Menurutnya, Lampung Utara harus terlihat rapih dalam penataan ruang berjualan, seperti motto Kotabumi yakni “Kotabumi Bettah”.

“Kata Bettah merupakan singkatan dari kata Bersih, Elok, Tentram, Taqwa, Aman, Hidup,” pungkasnya.

Novendi salah satu pejalan kaki yang berasal dari Abung Timur yang melintas di jalan Soekarno Hatta, Kebetulan beliau sedang berada di depan rumah sakit Handayani.

“Bangunan semi permanen yang di dirikan Para pedagang di depan rumah sakit Handayani makin penuh dan sudah hampir mendekati badan jalan,” jelasnya.

Lanjut Novendi, bukan melarang para pedagang untuk berjualan dan mengais rezeki, alangkah baiknya para pedagang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dh disediakan tempat yang layak untuk mereka berjualan.

“Ini terlalu bahaya untuk pejalan kaki, karna sudah beberapa kali kejadian pejalan kaki di tabrak kendaraan dari belakang,” katanya.

Novendi menyebut, pihak rumah sakit Handayani seharusnya membuka sewa kios-kios untuk pedagang di dalam halaman rumah sakit, supaya pedagang merasa aman dan pembeli dari dalam rumah sakit merasa nyaman.

“Harapan saya sebagai masyarakat pengguna trotoar untuk dinas-dinas terkait harus di tertibkan dan mencari solusi untuk para pedagang berjualan di tempat yang selayaknya mereka berjualan,” harap Novendi.

Loading

Penulis : Basir

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik
Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya
Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut
Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?
Tembus 1.000 Burung Merpati! Arena MBC Yora Tasikmalaya Meledak di Anniversary ke-2
Pesona Budaya Lokal di Milangkala Kuningan ke-528: Ribuan Pasang Mata Terpukau
Operasi Cipkon, Polres Garut Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Jenis
Eratkan Silaturahmi, Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya Gelar Touring ke Pantai Pangandaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik

Senin, 14 September 2026 - 09:06 WIB

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Minggu, 13 September 2026 - 21:27 WIB

Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut

Minggu, 13 September 2026 - 15:30 WIB

Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?

Minggu, 13 September 2026 - 14:56 WIB

Tembus 1.000 Burung Merpati! Arena MBC Yora Tasikmalaya Meledak di Anniversary ke-2

Berita Terbaru

Berita terbaru

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Senin, 14 Sep 2026 - 09:06 WIB