Libur Natal, Wisata Cipanas Galunggung Tasikmalaya Dipadati Pengunjung 

Kamis, 26 Desember 2024 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Tempat wisata kini dibanjiri para pengunjung yang hendak menikmati musim liburan. Tak terkecuali di wisata pemandian alam Gunung Galunggung Tasikmalaya Jawa Barat.

Pantauan wartawan, wisata ini dipenuhi wisatawan setempat maupun luar daerah. Terlihat kolam renang maupun wahana lainnya disesaki pengunjung.

‎Sahidin S.Sos Kordinator Obyek Wisata Cipanas Galunggung mengatakan, dari hari kemarin sedikitnya ada 1.500 pengunjung.

“Kalau hari ini baru sekitar kurang lebih 500 orang pengunjung dari pengendara sepeda motor dan roda empat. Mudah-mudahan bisa menambah pendapatan asli Daerah (PAD),” harap Sahidin, Kamis (26/12/2024).

Pihaknya menghimbau kepada para pengunjung wisata Galunggung agar berhati hati, sebab sedang musim penghujan, apalagi sekarang sedang ada perbaikan jalan dari arah Singaparna dan akses menuju Kawah.

“Untuk tiket masuk dari dulu tidak naik Rp 11.000, untuk motor Rp 2000 mobil Rp 5000. Pengunjung agar minta karcis kepada petugas supaya lebih aman tertib,” pintanya.

Sahidin berharap, kedepannya untuk masalah pembangunan sarana prasarana, khususnya Dinas Pariwisata juga kepada provinsi agar disediakan kolam kecil, gajebo maupun yang lainnya.

“Untuk kebersihan dirasa masih kurang, diharapkan ada sarana pemeliharaan dari pemerintah,” kata Sahidin.

Suhara Supervisor pengelola destinasi dan pelayanan pengunjung objek wisata Cipanas Galunggung Perhutani, menjelaskan, arus kunjungan dari Nataru sampai sekarang H+2 meningkat sekitar 80% sampai 100 % dari biasanya.

Perhutani sudah membenahi segala fasilitas, mulai dari perbaikan jalan, fasilitas toilet dan lainnya yang dilakukan jauh hari sebelum Nataru.

“Kalau kemarin untuk kawah kita ke akses jalan, karena memang di situ banyak kejadian laka, antisipasinya sampai sekarang,” sebut Suhara.

Bagi para pengunjung, silahkan datang ke lokasi Galunggung tetapi Perhutani informasikan supaya lebih hati hati

“Ya, karena separuh waktu dari pagi sampai siang cerah separuh harinya memang suka turun hujan, jadi agar lebih berhati hati,” ungkap Suhara.

Husni salah satu pengunjung asala Kabupaten Indramayu sengaja datang membawa keluarganya menikmati wisata Gunung Galunggung.

Dirinya mengaku kagum dengan perubahan sarana prasarana yang meningkat signifikan.

“Semoga dari perubahan ini menjadikan objek Gunung Galunggung sebagai wisata yang semakin maju dan terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah,” tandas Husni.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai
Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid
Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?
Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur
Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?
Waspada Hantavirus! Rutan Pemalang Screening Kesehatan Petugas dan Warga Binaan
Dinilai Ancam Kerusakan Alam, Kades Belik Tegaskan Tolak Tambang Galian C
Ditinggal Bakar Sampah, Lahan Milik Wakil Bupati Pemalang Hangus Terbakar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Perbaikan Lantai Jembatan Melintut Masuk Program Tahun 2026, Gunakan Teknik Konstruksi Siap Pakai

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14 WIB

Geger! Warga Garut Temukan Bayi Laki-laki dalam Tas Tergeletak di Gang Masjid

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:52 WIB

Misteri Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum, Antara Ada dan Tiada?

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:36 WIB

Tanda Tanya Besar di Balik Proyek Jalan Usaha Tani Bartim: Ketidakjelasan Objek, Pernyataan Berubah dan Tanggung Jawab yang Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:30 WIB

Seremonial Puncak Acara HJB di Citalahab Malasari, Hakikat Sebenarnya untuk Masyarakat atau Birokrat?

Berita Terbaru