Tasikmalaya, MNP – Kegiatan Sinergitas Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan Kodim 0612/Tasikmalaya berlangsung lancar di Aula Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari, Jumat (15/11/2024).
Kegiatan tersebut dalam rangka pengentasan kemiskinan, stunting, kebersihan, kesehatan dan penanganan inflasi Kota Tasikmalaya.
Nampak hadir Dandim 0612/ Tasikmalaya, Camat Bungursari, Lurah Bantarsari, Kabid Pengendalian Penduduk dan Kesejahteraan DPPKBP3A, Kabid Lingkungan Hidup, perwakilan Bagian Kesra Setda, Danramil 1202/Indihiang dan Pasi Ter 0612/Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasriadi S.Sos Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DPPKBP3A mengatakan, kegiatan ini adalah kerjasama dalam rangka pengentasan kemiskinan penurunan angka stunting kebersihan dan juga penurunan inflasi di Kota Tasikmalaya.
“Kolaborasi ini secara rutin di laksanakan di berbagai tempat salah satunya hari ini di kelurahan bantarsari ada 36 lokasi yang di laksanakan okeh Dandim kerjasama dengan pihak pemerintah Kota Tasikmalaya,” jelas Hasriadi.
Dijelaskan, berbicara stunting, angkanya bersifat dinamis, artinya ada perubahan naik turunnya sehingga endingnya nanti keluar datanya di akhir Desember 2034 bisa terlihat berapa persen.
Namun Hasriadi menghimbau masyarakat Kota Tasikmalaya khususnya berkaitan dengan stunting agar bisa mencegah dengan sadar, bahwa kebutuhan gizi balita mulai dari calon pengantin harus dipastikan sebelum menikah itu harus sehat tidak menderita anemia.
“Ya, kalaupun anemia harus minum tablet penambah darah. Lalu pada saat dia hamil sebelumnya harus sehat dulu, setelah hamil harus memperhatikan gizi janin yang ada dalam kandungannya,” imbaunya.
Hasriadi mengajak ibu ibu jangan manja atau mengabaikan gizi anak dalam kandungan, karena ini menyangkut masa depan Indonesia.
“Atur jangka hamil, untuk pemberian asi yang yang maksimal. Adapun terkait kesehatan kebersihan lingkungannya air minum harus dipastikan lingkungan sanitasinya,” tandasnya.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan