Viral di Medsos, Polisi Mediasi Kasus Perkelahian Pelajar di Leuwigoong Garut

Rabu, 23 Oktober 2024 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Perkelahian dua pelajar di belakang sebuah SMP di Leuwigoong Kabupaten Garut akhirnya di mediasi oleh Polsek Leuwigoong.

Dalam mediasi terkait perkelahian yang sempat viral di medsos tersebut di hadiri oleh para Kapolsek Leuwigoong IPDA Asep Juarna, orang tua, pihak sekolah dan juga pelajar itu sendiri.

Kapolsek Leuwigoong Polres Garut mengatakan, tujuan dari mediasi ini untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi antara kedua pihak dengan turut mengundang pihak sekolah dan keluarga.

“Saya berharap kejadian ini tidak di ulangi lagi setelah di lakukan mediasi ini. Baik pihak sekolah dan keluarga lebih mengawasi aktivitas anak didik baik di dalam maupun luar sekolah,” Ujarnya saat di hubungi awak media, Rabu (23/10/2024).

Asep mengatakan kepada kedua siswa jangan mengulangi perbuatan tersebut karena tidak hanya berdampak pada diri sendiri namun juga ke pihak sekolah dan masyarakat.

Sebagaimana di ketahui, viral di media sosial 2 pelajar di Kecamatan Leuwigoong baku hantam di belakang sekolah mereka. Rabu (16/10/2024).

Perbuatan tak terpuji dua pelajar tersebut viral di media sosial. Mirisnya perkelahian tersebut di tonton oleh sejumlah pelajar lainnya.

Perkelahian para pelajar yang viral tersebut mendapat sorotan dari netizen. Banyak netizen yang mengecam perbuatan pelajar itu dan juga para pelajar lainnya.

“Saya harap mediasi ini pertemuan terakhir kali, apabila mengulangi lagi perbuatan tersebut maka akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” pungkas Asep.

Loading

Penulis : M. Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H
Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:09 WIB

Kekompakan Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya, Sambut Peringatan 1 Muharam 1448 H

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB