Tanam Cabai Lokal di Bungursari, Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan di Tasikmalaya

Kamis, 10 Oktober 2024 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan melalui penyerahan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dan Gerakan Tanam Cabai Tanjung (Lokal) di Klaster Cabai Bungursari, Kota Tasikmalaya, berlangsung meriah.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pemerintahan dan perbankan, serta dibuka oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat, Aan Rukiman dan tamu undangan lainnya, Kamis (10/10/2024).

Dalam wawancaranya, Aan Rukiman menyampaikan rasa terima kasih kepada kepala bank BI unsur muspika seluruh tamu undangan yang hadir, serta menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas pangan melalui pengembangan lahan pertanian.

“Khususnya komoditas cabai, saya juga berharap memenuhi pemasaran Cikurubuk sama pasar Pancasila. Kami akan menyebarkan sementara kedua pasar tersebut,” ungkapnya.

Sementara, dalam sambutannya Drs. Tedi dari Asisten Daerah (Asda) Setda Kota Tasikmalaya mengungkapkan harapannya agar tanah yang sebelumnya tidak produktif bisa dimanfaatkan menjadi lahan pertanian yang bermanfaat.

“Lahan tidur kita jadikan lahan yang produktif,” ucapnya sambil mengajak semua pihak untuk lebih memaksimalkan potensi lahan yang ada.

Kepala Perbankan Bank Indonesia (BI) Laura Rulida Eka Sari Putri menyebut, Gerakan Taman Cabai Tanjung Lokal dapat menjadi langkah awal dalam menjaga kestabilan harga cabai dan inflasi pangan di Kota Tasikmalaya.

“Semoga gerakan ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh komunitas cabai di Tasikmalaya dalam mempertahankan harga serta produktivitas,” ujar Laura.

Kesempatan yang sama Heru Susanto Sekdis Pertanian kota Tasikmalaya menekankan pentingnya kegiatan ini, karena di kota Tasikmalaya banyak lahan yang selama ini belum di garap.

“Semoga langkah kedepannya dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi daerah yang lainnya,” ujar Heru Susanto.

Sebagai simbolis, para pemangku kepentingan yang hadir turut serta dalam menanam cabai secara bersama-sama, menandai komitmen mereka terhadap keberlanjutan program ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak petani untuk bergabung dan memperluas gerakan serupa, demi menjaga kestabilan pangan dan ekonomi lokal.

Loading

Penulis : Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali
TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut
Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM
Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang
Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer
Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Jeneponto Apresiasi Peran TNI dalam Program TMMD ke-128
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana
Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:18 WIB

Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 April 2026 - 15:23 WIB

Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM

Rabu, 22 April 2026 - 14:59 WIB

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 April 2026 - 14:42 WIB

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer

Berita Terbaru

Berita terbaru

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB

Berita terbaru

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:59 WIB