Tasikmalaya, MNP – Guna untuk memudahkan dalam pencarian lapangan pekerjaan, SMKN 3 Kota Tasikmalaya menggelar Rekrutmen Penempatan Kerja juga Seleksi program kelas industri siswa baru 2024, Kamis ( 25/07/2024).
Kegiatan sekolah yang berkolaborasi dengan pihak perusahaan PT. Shin Hwa Biz 1 – Serang Banten dan PT Dae Young Technology yang berada di bawah PT. Parkland World Indonesia Grup tersebut merupakan program kegiatan yang sudah tiga tahun dilaksanakan.
Kepala SMKN 3 Kota Tasikmalaya Drs. H. Endang Zenal.,M.Ag menyampaikan, bahwa dalam program tersebut merupakan salah satu upaya mewujudkan visi sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita sekolah punya visi untuk membuat anak itu pertama cerdas, kreatif, dan berkarakter,” jelas Endang Zenal.
Dia menjelaskan, tugas kepala SMK beda dengan SMA, kalau SMA melanjutkan sedangkan kalau SMK utamanya itu ada tiga BMW yaitu Bekerja, Melanjutkan dan Wirausaha.
“Salah satunya adalah bekerja untuk bekerja, kami tidak punya perusahaan, yang punya ada pengusaha (Heri, red), makanya kami membuka diri untuk berminta strategi dan para perusahaan, salah satunya ya perusahaan ini,” jelas Endang Zenal.
Kebetulan lanjutnya, Pak Heri itu bergelut di bidang persepatuan dan pihak SMKN 3 punya kriya kulit dan imitasi.
“Ini pas, sehingga saya mengintruksikan kepada pak Heri cari perusahaan sebanyak banyaknya yang mau bermitra untuk rekrutmen dan PKL,” ungkapnya.
Endang Zenal menyebut, bahwa kolaborasi dengan pihak perusahaan tersebut sudah 3 Tahun dilaksanakan.
“Nanti lulusan kria sepatu yang kelas industri ini begitu lulus langsung bekerja, dan Pak Heri pun siap kalaupun misalnya perusahaan yang beliau pegang tidak masuk semua, itu akan disebarkan juga untuk perusahaan yang lain, intinya lulus di sekolah ini anak pasti bekerja di salurkan ke perusahaan ini,” paparnya.
Lantaran itu, lulusan SMKN 3 Kota Tasikmalaya tidak bingung lagi asal dia belajar benar sungguh-sungguh, hasilnya pasti direkrut.
Namun, diakui Endang Zenal, selama ini permasalahnya boro-boro bekerja, yang ada juga malah kena PHK.
“Nah kalau kami justru punya komitmen dengan perusahaan, pastikan mereka siap kerja bahkan sekarang ini untuk PKL-nya pun 6 bulan di perusahaan, jadi nanti selesai praktek PKL langsung di sana direkrut,” imbuhnya.
Terkait seleksi, Endang Zenal menyampaikan bahwa seleksi rekrutmen murni dinilai oleh pihak perusahaan, bukan dari sekolah.
Adapun untuk pelaksanaan seleksi sendiri ini dari DKP yang diambil masing masing satu kelas, untuk mengetahui model mana yang diperlukan untuk perusahaan.
“Sehingga para peserta juga betul betul bersaing dan ini murni mereka dari pihak perusahaan yang menentukan tidak ada keterlibatan dari pihak sekolah,” katanya.
Target dari pihak sekolah adalah mempertahankan yang sudah ada dan menambah seperti halnya dari Kulit juga tidak hanya sepatu, termasuk belum kria Tekstil trus Kayu juga lainnya.
“Jadi target utamanya semua Prodi yang ada itu ada perusahaan yang siap untuk menerima seperti perusahaan ini, mudah mudahan tahun depan semuanya bisa terlaksana,” tegasnya.
Di tempat sama Pratikno Wibowo Selaku HRD Manager Pihak perusahaan mengatakan, bahwa program kolaborasi dengan SMKN 3 tersebut merupakan salahsatu bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan.
Menurutnya, tidak semua perusahaan banyak yang peduli kepada pendidikan, namun pihaknya membantu kepada para siswa dengan cara PKL dan penyaluran kerjanya.
“Karena kita menyadari selain kita perusahaan atau industri siapa lagi yang berminat atau membantu hal seperti itu,” pungkasnya.
![]()









Tinggalkan Balasan