Tasikmalaya, MNP – Dalam memeriahkan peringatan 1 Muharram Tahun Baru Islam 1446 Hijriyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tasikmalaya kolaborasi dengan sejumlah elemen.
Diantaranya Bikers Subuhan (SATMORI) Saturday Morning Religius, Elemen Ormas Islam, Forum Pondok Pesantren (FPP), unsur Pemerintahan Kota Tasikmalaya, DPRD, BKPRMI, IMI Kota Tasikmalaya, FKDT, Forkopimda, Sijum (Sedekah Nasi Jum’at).
Rangkaian acara diisi dengan kiyamul lail di Masjid Agung, dzikir bersama dilanjut dengan sholat subuh berjamaah akbar dan rangkaian pergelaran lainnya di area batu andesit taman Kota Tasikmalaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Plh Walikota Tasikmalaya, Asda satu, anggota DPRD Provinsi Jabar, Ketua DPRD, para Alim Ulama, Kiyai, tokoh agama, para santri santriawati, para pengusaha dan lainnya.
Cuaca hujan tidak menyurutkan antusiasme dalam memeriahkan pergelaran acara Tarhib Muharaman 1446 H dengan dihadiri ribuan peserta.
Ketua MUI KH. Aminudin Bustomi mengingatkan kembali dan menekankan bahwa, sebagai umat islam sangat cinta akan NKRI, negara ini tidak bisa dilepaskan dari perjuangan dan pemikiran para ulama dan kyai.
KH Aminudin Bustomi menegaskan, umat Islam harus sebagai penentu bukan ditentukan dan tahun baru islam ini momentum bersatunya umat dan kebangkitan masyarakat kota Tasikmalaya.
“Ya, dalam segala problematikanya seperti kemiskinan, dekadasi moral, rendahnya daya beli, lingkungan, narkoba, LGBT, prostitusi, perjudian dan kemaksiatan lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, H. Noves Narayana, SE., MSi atau yang di sapa Ki Ghanna (Presiden Satmori) menyebut, Tahun baru Islam ini bisa dijadikan penghisaban diri kita.
“Dalam memperbaiki diri agar lebih baik dari tahun sebelumnya, baik secara kualitas dan kuantitas,” ujar Ki Ghanna.
Dirinya juga mengajak kepada semua elemen masyarakat Tasikmalaya untuk memakmurkan Masjid-Masjid.
“Khususnya Masjid Agung dan melibatkan diri dalam kegiatan Satmori yang dilaksanakan setiap hari sabtu subuh minggu pertama setiap bulannya di Masjid Agung Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.
Rangkaian Mirhab 1 Muharram 1446 H ditutup dengan longmach menyusuri Jl. KHZ. Mustofa, Nagarawangi, Selakaso, Gn. Sabeulah.
Sedangkan Riding City kendaraan menyusuri Jl. KHZ. Mustofa, Perintis Kemerdekaan, Jl. Letjen Mashudi, Jl. Lingkut, Cador Cibogor, Simpang Lima, Dokar dan berakhir di Tamkot.
![]()
Penulis : Wen
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan