Tasikmalaya, MNP – Putri Tiara Mustika Budiman, Presiden Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Galunggung (STHG), mendesak para kandidat yang akan maju pada pemilihan kepala daerah untuk bisa serius dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada di kota Tasikmalaya hari ini.
Sebagaimana yang sudah dikupas tadi dalam kegiatan diskusi public yang bertemakan “mengupas fakta kota tasik hari ini dalam menyongsong pemimpin ideal sebagai problem solver untuk kota Tasikmalaya yang lebih progresif”, baik dalam problematika hukum.
Menurut Putri, maraknya geng motor dan penegakan HAM dirasa masih belum optimal, maka dari itu dirinya pun masih mempertanyakan kiranya aspek-aspek apa saja yang menjadikan kota Tasikmalaya bisa mendapatkan penghargaan sebagai kota peduli HAM?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, dalam Problematika Ekonomi bahwasannya telah diketahui kota Tasikmalaya ini merupakan daerah termiskin yang ada di Jawa Barat.
“Paradoks sekali ketika kita melihat hotel-hotel yang menjulang tinggi, mall-mall yang berjajar, coffee shop yang ada dimana-mana, dan berbagai pabrik yang ada. Ini sangat merepresentasikan bahwa kota Tasikmalaya merupakan pusat industry di priangan timur,” tegas Putri.
Tak hanya itu, Presiden STHG ini juga menyebut, dengan indeks pengangguran yang relative masih tinggi, itu merupakan suatu persoalan yang harus sangat diperhatikan oleh para pemerintah selaku pemangku kebijakan.

Bahkan lanjut Putri, dalam bidang lingkungan, bosan sekali rasanya ketika melihat persoalan sampah yang dari tahun ke tahun masih belum ada titik terang dalam upaya penyelesaiannya.
Putri ingin, hasil dari diskusi tersebut bisa dijadikan sebagai acuan oleh para kandidat dalam menyusun visi dan misi dalam upaya problem solving dalam perbaikan kota Tasikmalaya, perlunya terobosan baru dalam menjawab persoalan tersebut.
“Maka dari itu perlunya peran anak muda untuk berkontribusi dalam penyusunan berbagai kebijakan yang ada di daerah khususnya di kota Tasikmalaya ini,” ungkapnya.
Putri berharap, pemimpin kota Tasikmalaya kedepan dapat mempunyai keberanian yang tinggi untuk bisa merealisasikan penyelesaian berbagai problematika yang ada serta penegasan kepada para dinas-dinas terkait untuk melakukan tupoksi secara optimal.
“Ya, sesuai dengan aturan yang ada, dan memberikan ruang untuk para anak muda kota tasik dalam berkontribusi mewujudkan kota tasik yang lebih progresif,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Insani Putri
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan