PPDB SMAN 1 Sigunung STTU-Jehe Pakpak Bharat Terapkan Jalur Zonasi dan Khusus 

Kamis, 6 Juni 2024 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri 1 Sigunung membagi menjadi dua jalur untuk Tahun Ajaran 2024 – 2025 yaitu  jalur zonasi dan jalur khusus.

Kepala SMAN 1 Sigunung Ari Susanty SS. mengatakan, bahwa jalur zonasi ini sebelumya sudah melalui pemetaan serta jarak tempuh, dari para calon peserta didik baru ini sebelumnya.

“Kita utamakan dari jarak lebih kurang 1,5 KM , sedangkan dari jalur khusus ini adalah Calon Peserta Didik Baru (CPDB) yang berada pada keluarga kurang mampu atau CPDB berasal dari kartu PIP, PKH atau dari keluarga kurang mampu lainya,” jelas Ari Susanty, Rabu (05/02024).

Dirinya menjelaskan, bahwa seluruh tahap PPDB ini sudah dilakukan hingga saat ini dan sekarang melaksanakan pendaftaran ulang bagi calon peserta didik baru ini dari jalur khusus.

Ari Susanty mengatakan, kuota dari jalus khusus ini yang diterima nantinya sekitar 35 orang, selebihnya adalah dari jalur zonasi serta.

“Kita pastikan kuota dari kedua jalur tersebut masih bisa kita penuhi atau dengan kata lain dari seluruh pendaftar CPDB yang ada di SMAN 1 Sigunung ini bisa diterima masuk di sekolah kebanggan kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe ini,”  ujar Kepsek.

Disinggung tidak ada yang kutipan seperti SPP, Ari Susanty menerangkan, para tenaga pengajar di SMAN 1 Sigunung ini disamping guru ASN juga beberapa tenaga pengajar ini adalah GTT.

“Pengupahamya sudah ditanggung oleh pemerintah melalui dinas pendidikan. Provinsi sumatera Utara. Sedangkan tenaga honorer dan teknis lainnya masih ditanggung dari BOP sekolah, sehingga pihak sekolah belum melaksanakan pembiayaan melalui SPP untuk peserta didik,” paparnya.

Namun lanjut Ari Susanty, dalam ajaran baru sekarang, kemungkinan pihak SMAN 1 Sigunung bersama para orang tua dan komite sekolah akan merumuskan juga tentang diberlakukannya uang SPP.

Pasalnya lanjut dia, adanya surat keputusan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara bahwa untuk anggaran BOP dari Dana BOS ini sudah dihapuskan mulai bulan Mei 2024 kemarin.

“Ya, sehingga nantinya untuk menanggulangi kebutuhan sekolah terhadap tenaga pengajar dan teknis di sekolah, akan kita lakukan juga uang SPP,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan
Tangkap Pembobol Rumah di Kalianda, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor Sekaligus
Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid
Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:28 WIB

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59 WIB

Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:28 WIB