Ratusan Warga Terdampak, Kades Tanjungsari Minta BBWS Citanduy Segera Normalisasi Sungai

Jumat, 26 April 2024 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga terdampak banjir dievakuasi ke tempat aman. (Foto: Dokpri).

Ratusan warga terdampak banjir dievakuasi ke tempat aman. (Foto: Dokpri).

Tasikmalaya, MNP – Bencana banjir terus melanda desa Tanjungsari kecamatan Sukaresik. Sebelumnya diberitakan ketinggian air hanya mencapai ±56 Cm.

Namun, saat ini karena banjir susulan kembali datang, ketinggian air mencapai 1 meter sampai 1,5 meter.

Dimana air yang meluap dari sungai Citanduy dan Cikidang sekitar pukul 20.00 WIB mulai masuk ke pemukiman warga. Kamis (25/04/2024) malam.

Evakuasi terus dilakukan oleh pihak pemerintah desa Tanjungsari bersama pihak terkait, seperti TNI-Polri, RPB kecamatan Sukaresik, Tagana, BPBD kabupaten Tasikmalaya.

Sedikitnya, tiga kedusunan terdampak parah diantaranya, Bojongsoban, Hegarsari dan Mekarsari. Saat ini warga di evakuasi ke area yang lebih aman.

Kepala desa Tanjungsari Amas mengatakan, air mulai meluap ke pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB.

“Saat ini warga telah di evakuasi di pengungsian yang ada di 4 titik, diantaranya di wilayah Mekarsari di masjid Al-Istiqomah, di balai desa, di masjid Al-Ikhsan Bojongsoban, dan masjid Al-Muta’ali Bojongsoban,_ katanya.

Amas menjelaskan, untuk yang terdampak banjir saat ini ada 32 ke RT an dengan ketinggian air mencapai 1 meter sampai 1,5 meter.

“Sebanyak 1.500 KK terdampak, 125 Hektar sawah terendam dan alami gagal panen, dan untuk pengungsi dari 4 titik ada sebanyak 900 orang. Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada,” jelas Amas.

Adapun lanjutnya, untuk masalah bantuan saat ini sudah mulai ada komunikasi, diantaranya dari dinas pertanian, dari Bank BRI, dari anggota DPRD kabupaten Tasikmalaya, seperti dari partai PKS, serta dari yang lainnya.

Amas berharap kepada pihak BBWS Citanduy untuk segera bertindak dengan melakukan sodetan ataupun normalisasi sungai, sehingga banjir rutin yang sering melanda desa Tanjungsari segera teratasi.

“Karena kasihan warga ketika musim hujan datang harus mengungsi akibat dampak banjir yang terjadi dari meluapnya sungai Citanduy dan Cikidang,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Dudi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali
TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut
Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM
Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang
Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer
Akselerasi Pembangunan Desa, Bupati Jeneponto Apresiasi Peran TNI dalam Program TMMD ke-128
Jalan Gang Tabuk Tadam Ambruk, Respons PUPR Diuji: Janji Perbaikan Jangan Sekadar Wacana
Sidang Kasus Cieunteung: Keluarga Korban Pembunuhan Minta Pelaku Dihukum Berat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:18 WIB

Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 April 2026 - 15:23 WIB

Peduli Keluarga Warga Binaan, Lapas Kendal Serahkan Bantuan Gerobak UMKM

Rabu, 22 April 2026 - 14:59 WIB

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 April 2026 - 14:42 WIB

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Pengangkut Pakan Ayam Seruduk Truk Trailer

Berita Terbaru

Berita terbaru

TNI Manunggal Membangun Desa ke-128 Resmi Dibuka di Garut

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:30 WIB

Berita terbaru

Kerap Dirazia, Peredaran Rokok Ilegal Tetap Menjamur di Pemalang

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:59 WIB