Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat Franch Bernhard Tumanggor secara langsung salurkan Bantuan program makanan Tambahan bagi puluhan ibu dan bayi atau ballita terindikasi satunting.
Bantuan yang bersumber dari Corporate social Reponsibility (CSR) Bank Sumut Capbang Pembantu (CAPEM) Salak ini dibagi untuk Tiga desa secara serentak, Rabu (28/02/2024).
Diantara tiga desa yang secara serentak disalurkan Bupati Pakpak Bharat Franch Bernhard Tumanggor dididampingi Wabup Mutsyuhito Solin beserta istri diantaranya Desa Kecupak II, (kecamatan PGGS), Desa Boangmanalu , (kecamatan Salak), serta Desa Majangggut 1 (kecamatan Kerajaan).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wabup H. Mutsyuhito Solin saat memberikan sambutanya di desa Kecupak II PGGS mengatakan, program bantuan Dana CSR dari Bank Sumut ini adalah salah satu kepedulian Bank Sumut dan Pemkab Pakpak Bharat terhadap kesejahteraan masyarakat terutama bagi kaum ibu ibu dan anak balita.
Bantuan ini dalam rangka untuk menekan status stunting di kabupaten Pakpak Bharat serta sesuai program Bupati Pakpak Bharat.
“Penambahan gizi bagi kaum ibu dan anak ini sangatlah perlu dan akan terus kita laksanakan demi masyarakat, ibu dan anak yang semakin sehat,” pesan Wabup di Desa Kecupak 2.
Kepala Kantor cabang Bank Sumut Salak David Manalu mengatakan, pihaknya adalah mitra kerja Pemkab Pakpak Bharat dalam mendukung semua program pemerintah.
David menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumaggor, dengan kepeduliannya kepada anak anak dan ibu di Pakpak Bharat.
“Sehingga bantuan CSR dari Bank Sumut ini dapat tersalurkan kepada para warga dengan memberikan makanan tambahan bagi kaum ibu dan anak untuk menekan stunting di kabupaten Pakpak Bharat,” ujar David.
Sementara itu, Bupati Franch Bernhard Tumaggor dalam sambutanya di Desa Boang Manalu mengatakan, dana CSR ini adalah bentuk kepedulian Bank Sumut cabang Salak dalam menekan status stanting berupa pemberian bantuan Makanan Tambahan dan gizi bagi ibu dan anak.
“Kami berharap bantuan ini dapat berguna bagi para ibu ibu untuk secara rutin dapat memberikan perhatiannya bagi kesehatan anak anak dan balitanya sehingga angka stunting ini dapat kita tekan,” harap Bupati.
Ny, jiniatry Sirait selaku bunda PAUD sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat berharap ibu ibu penerima ini dapat benar benar berkomitmen menjaga kesehatan anak anak.
“Agar kita dapat menurunkan stunting di kabupaten Pakpak Bharat dan mengharapkan kepada para ibu tetap menjaga kesehatan dengan memberikan makan, seperti telur, susu vitamin dan gizi ini bagi anak secara teratur,” ucapnya.
Lebih lanjut Juniatry Sirait juga ingin, melalui bantuan CSR dari Bank Sumut para kaum ibu dapat memberikan makanan tambahan yang layak gizi bagi anak.
“Dan ibu ibu tetap telaten memberikan anak makan sehat dan bergizi agar generasi kedepan semakin kuat dan sehat,” pintanya.
Ditengah tengah acara ini ibu Ketua TP PKK ini juga bercengkrama bersama para kaum ibu dan sekaligus memberikan penjelasan terhadap makanan tambahan yang disalurkan peruntukannya bagi keluarga.
Terutama ibu dan bayi dengan penerima seperti susu yang terdiri dari 2 jenis child GO kemasannya berwarna kuning adalah pemberian bagi balita umur 1 – 3 tahun, sedangkan susu kemasan warna Hijau adalah untuk anak usia 3 tahun keatas.
Adapun rincian penerima bantuan diantaranya Desa Kecupak II Kecamatan PGGS sejumlah : 18 orang, sedangkan untuk desa Boangmanalu kecamatan Salak berjumlah : 39 orang dan di Desa Majanggut 1 kecamatan Kerajaan berjumlah : 34 orang.
Sementara itu, beberapa jenis variasi bantuan seperti madu Tj , vitamin Scot emulsoin 2 buah Terlur ayam 1 papan dan susu cild Go 2 buah masing masing 2 jenis pemberian bagi anak masing masing per penerima secara langsung di serahkan oleh Bupati pakpak Bharat Franch Bernhard Tumanggor.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan