Tasikmalaya, MNP – Di masa masa final atau injury time masa kampanye pemilu 2024, H Odang Saepudin menggelar silaturahmi di Kp Bungursari RT 01/RW 08 Kel/Kec Bungursari Kota Tasikmalaya, Sabtu (10/02/2024).
Dengan berangkat dari dorongan para RW yang terbentuk dalam wadah ARWT dan dukungan dari Nahdlatul Ulama, H. Odang berniat merubah mindset masyarakat maupun tim sukses.
Mereka harus memiliki pemikiran Rasional, Cerdas dan Pragmatis, maka dibentuklah Komunitas Masyarakat Peduli Daerah (KMPD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah saya banyak sharing dan sebagainya, KMPD ini di bentuk untuk merubah mindset, disamping kelembagaan sosial ada entrepreneurship kedepannya,” ucap Odang, Sabtu malam (10/02/2024).
Tidak tanggung tanggung mantan PNS Kota Tasikmalaya ini berkomitmen di atas materai dengan KMPD, bahwa jika dia terpilih menjadi anggota DPRD maka dari gaji bersih siap dipotong 40%.
Odang menyebut, melalui KMPD berkomitmen untuk guru ngaji, yatim piatu dan orang orang kaum dhuafa atau jompo yang benar benar harus di tolong dan nanti harus ada program minimal tiga bulan satu kali mereka harus menerima dari KMPD.
“Mau itu berbentuk sembako atau pun berupa uang dan untuk melakukan hal tersebut saya berkomitmen dari total gaji bersih saya 40% di kelola oleh KMPD,” lanjutnya.
Selain itu, jika saya terpilih di percaya untuk duduk di legislatif, termasuk Pokir silahkan kelola oleh KMPD tapi harus benar benar dipertanggungjawabkan karena uang negara.
H. Odang sendiri mengajak kepada masyarakat untuk tidak menjual suaranya hanya karena uang Rp 50 ribu ataupun seratus ribu untuk lima tahun.
“Jadi jika sayang sama daerah jangan lah tergiur dengan uang 50 ribu atau 100 ribu untuk lima tahun,” tegasnya.
Untuk KMPD di tiga kecamatan dapil 1 sudah dibentuk, cuman sampai saat ini belum semua tiap RW dibentuk. Tapi kedepan insyaallah akan dibentuk.
Odang menegaskan, jika nanti tidak terpilih, maka KMPD tetap akan berjalan karena pemerintah perlu kesinambungan pembangunan ada empat yaitu partisipasi, pemberdayaan masyarakat, demokrasi dan transparansi.
“Jadi KMPD harus tetap ada dan berjalan walaupun saya tidak terpilih,” ucapnya lagi.
Disinggung dengan raihan suara, Odang sendiri menargetkan 5000 suara di tanggal 14 Februari mendatang.
“Sesuai dengan data tiga kecamatan walaupun itu ada margin eror nantinya di 23 %, ya itu wajarlah,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan